Selamat Datang!

Di Kota Tegal, Rehabilitasi Jalan Tahun 2016 Rampung Dikerjakan

Jalan Dr Sutomo Kota Tegal nampak mulus setelah direhabilitasi menggunakan perkerasan komposit dengan beton dan aspal/foto:didik yuliyanto
TEGAL- Kondisi jalan yang baik dan memadai adalah salah satu kebutuhan dasar masyarakat, keberadaannya memiliki manfaat yang sangat besar untuk menopang lalu lintas dan  mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Pemerintah Kota Tegal atas dasar itu terus melakukan pembenahan di bidang infrastruktur jalan.

Kepala Dinas PU Kota Tegal Sugiyanto ST MT melalui Kabid Bina Marga Suharto ST (pejabat sebelumnya) mengatakan, dari data yang ada, Kota Tegal dilalui jalan negara sebanyak 11 ruas dan jalan kota sebanyak 511 ruas. Pada bulan Januari 2016 lalu, untuk jalan yang kondisinya masih baik sepanjang 169.225, kondisi jalan sedang 48.685 dan jalan dengan kondisi rusak 6.692. Di tahun itu juga rehabiliitasi dan perbaikan jalan sudah dilakukan, sehingga mutu jalan semakin meningkat.

“Rehabilitasi jalan dilakukan dengan rigid pavement  atau perkerasan kaku/beton, flaxibel pavement atau perkerasan lentur dengan konstruksi pengaspalan, dan atau dengan menggunakan composite pavement atau perkerasan komposit dengan beton dan aspal,” jelas Suharto.

Suharto mengungkapkan, untuk paket pemerliharaan Jalan Dr Sutomo dan sejumlah akses jalan disekitarnya telah dirampungkan dengan anggaran Rp 18.976.903.000. Biaya kegiatan rehabilitasi atau pemeliharaan jalan tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016.

“Proyek penyediaan barang dan jasa tersebut dikerjakan oleh PT Karya Manunggal Jaya Lestari Slawi, Kabupaten Tegal dengan Konsultan Pengawas CV Runcang Prima Brebes dengan waktu pelaksanaan mulai 22 Agustus hingga 29 Desember 2016,” sambung Suharto.

Lebih jauh dikemukakan, peket pemiliharaan Jalan Dr Sutomo dan sekitarnya meliputi jalan di wilayah Kecamatan Tegal Barat. Yakni Jalan Dr Sutomo, Jalan Jeruk, Jalan Blimbing, Jalan Nanas, Jalan Durian, Jalan Sawo, Jalan Mujaher, Jalan Wader Timur, Jalan Sepat, Jalan Hang Tuah, Jalan Blanak dan Jalan Brawijaya.

Kemudian jalan di wilayah Kecamatan Tegal Timur, seperti Jalan Bali, Jalan Batang Hari, Jalan Cemara, Jalan Gurame, Jalan Irian, Jalan Jati, Jalan Karimun Jawa, Jalan Panggung Baru, Jalan Sumbawa, Jalan Timor Timur, Jalan Udang, Jalan Waru dan Jalan Werkudoro. Termasuk Jalan Abdul Syukur di wilayah Kecamatan Margadana.

Selain Jalan Dr Sutomo dan sekitarnya, masih kata Suharto, sejumlah akses jalan lain juga dilakukan pemeliharaan. Diantaranya, Jalan Kapt Sudibyo dan sekitarnya, Jalan Ki Hajar Dewantoro, Jalan Gatot Subroto, Jalan Komplek Rambutan, Jalan Komplek Baruna Asri, Jalan tepi Kali Kemiri menuju SMA Negeri 5 serta Jalan Samanhudi dan sekitarnya.

“Program pembangunan jalan alternatif juga direalisasikan di Kelurahan Kejambon, Jalan Sipelem, Ragasela dan akses menuju GOR Mini di Tegal Selatan,” lanjut Suharto.

Ditambahkan, bahwa program tersebut sudah tertuang dalam Rencana Pengembangan Jangka Panjang (RPJP) Kota Tegal tahun 2011 hingga 25 tahun mendatang. Seluruh program pembangunan tersebut juga merupakan usulan dari dinas teknis mengikuti program pemerintah pusat dan kebutuhan masyarakat.

Selain infrastruktur jalan tersebut diatas, kegiatan peningkatan jalan lain di berbagai wilayah  Kota Tegal juga telah selesai dikerjakan oleh rekanan atau penyedia jasa lainnya. Diantaranya beberapa jalan di Kecamatan Margadana, seperti Jalan Sukabumi, Jalan Temanggung, Jalan Pati, Jalan Probolinggo serta jalan lainnya.

Suryono (45) warga Margadana, sangat mengapresiasi adanya perbaikan jalan di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan peningkatan jalan itu sangat membantu roda perekonomian masyarakat, khususnya warga Margadana. “Semoga jalan yang telah diperbaiki, awet dan tidak cepat rusak,” harapnya.(didik yuliyanto)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com