Selamat Datang!

Harlah SMAN 3 Brebes Diwarnai Festival Jajanan Tradisional.

BREBES-Kreativitas anak-anak SMAN 3 Brebes tidak bisa terbendungkan ketika diajak gurunya untuk membuat jajanan tradisional. Masing-masing kelas, saling mengunggulkan inovasi dan kreativitasnya dihadapan para guru yang sekaligus sebagai dewan juri.

“Aku minta resep sama ibu, eh ternyata enak juga,” kata Silvi seorang siswa yang menyajikan jajanan tradisional klepon, di area festival sekolah setempat, Sabtu (14/1).
Berbagai jajanan tradisional seperti klepon, iwil-iwil, cucur, cetil, awul-awul, jolang, orog-orog yang sebagian berbahan dasar singkong dan tepung terigu. Mereka menempati 32 stand dari 32 perwakilan kelas.

Riptono, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMAN 3 Brebes menjelaskan, festival digelar dalam rangka Dies Natalis ke-20 SMAN 3 Brebes. Kegiatan dikemas secara sederhana, namun lebih menggugah semangat kreativitas dan inovasi siswa.

“Selain festival jajanan, juga digelar pentas seni, lomba nyanyi tunggal, lomba membuat madding, jalan sehat, kebersihan kelas, upacara dan pemotongan tumpeng,” ujar Riptono.
 Kepala SMAN 3 Brebes Muhromin menambahkan, bahwa Dies Natalis adalah sebagai upaya refleksi diri keberadaan sekolah. Muhromin lantas menceritakan perihal awal berdirinya sekolah yang terletak di Jalan MT Haryono Brebes.

Dalam catatan sejarah, SMAN 3 Brebes awal berdirinya bernama SMA Pusponegoro Brebes. Diresmikan pada 9 Januari 1978 oleh Bupati Brebes Sartono Gondo Suwandito. Proses pembelajaran di SDN Brebes 01 diikuti 147 siswa, dan Sunardi sebagai kepala sekolahnya.

Seiring berjalannya waktu, tiap tahun jumlah siswanya terus bertambah. Sehingga, tempat belajar berpindah pula ke SDN Brebes 03 dan SDN Brebes 05. Tak lama kemudian, membeli tanah di Jalan MT Haryono dan membangun 2 lokal serta tahun berikutnya 4 lokal.

Berdasarkan SK Mendikbud Nomor 107/0/97 tertanggal 16 Mei 1997, akhirnya SMA Pusponegoro 1 Brebes mengalami perubahan status penegerian menjadi SMAN 3 Brebes.
“Sekolah ini menjadi sekolah negeri termuda, namun usianya tua karena metamorphosis dari sekolah swasta terfavorit,” ungkap Muhromin.

Muhromin bertekad, ulang tahun ke-20 bisa mendorong SMAN 3 Brebes menjadi sekolah yang lebih maju, berprestasi dan dapat berkompetisi dengan sekolah negeri lainnya di Kabupaten Brebes.
“Dirgahayu SMAN 3 Brebes. Jayalah selalu,” pungkasnya. (wasdiun)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com