Selamat Datang!

Membangun Desa Lemahduwur Bersama

SLAWI- Jalan sebagai sarana transportasi merupakan unsur penting. Jalur ekonomi yang mudah di akses akan memberikan manfaat bagi pergerakan perekonomian masyarakat. Jalan desa yang mulus serta sarana dan prasarana yang baik tentunya menjadi harapan dan kebanggaan masyarakat.

Seperti halnya di Desa Lemahduwur Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal, selain mengedepankan kebersamaan, pemerintah desa dan masyarakatnya bisa guyub bersama membangun desa dengan saling bahu membahu memperbaiki sektor infrastruktur desa serta  sektor lain, yakni pendidikan dan kesehatan.

Kades Lemahduwur, Ali Setia Aji SIP diruang kerjanya, Senin (23/1) mengungkapkan, terkait infrastruktur jalan di desanya sudah terealisasi melalui Dana Desa (DD) tahun 2016 yang telah dialokasikan untuk pengerjaan pengaspalan dan saluran air diwilayah RW 01. Termasuk saluran air PDPM (Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat) tahun 2016.
“Untuk sektor lain seperti pendidikan, Pemerintah Desa Lemahduwur ingin adanya perbaikan SD Lemahduwur 01 dan 02 berupa pavingisasi, dan terutama PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini),” kata Ali.

Menurut Ali, PAUD ini berguna untuk membentuk anak Indonesia berkualitas, yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan perkembangnnya, serta untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar di sekolah atau jenjang berikutnya.

“Pemdes Lemahduwur sebelumnya pada tahun 2015 telah mendirikan kelompok bermain PAUD Cahaya Hati di wilayah RT 06 RW 01, dan ini merupakan salah satu program di bidang pendidikan,” ungkap Ali.

Pihaknya di bidang pendidikan anak usia dini berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah (pemda). Agar bekal ke jenjang pendidikan dasar bisa dimiliki oleh semua anak usia emas di Desa Lemahduwur. Pendirian PAUD ini dianjurkan, karena selama ini belum punya tempat sendiri.
Sedangkan di bidang kesehatan, di desa ini juga sudah memiliki poliklinik desa (polindes). Walaupun dengan ukuran ruangan yang kecil bersebelahan dengan ruang kades, namun pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap bisa berjalan dengan baik.

Desa Lemahduwur, lanjut Ali, merupakan desa dengan kebersihan lingkungan yang cukup bagus. Sehingga ditunjuk untuk mengikuti lomba program Desa Bebas Buang Air Besar Sembarangan atau lomba ODF tingkat Kabupaten Tegal.

“Kriteria desa yang mengikuti lomba ODF diantaranya, tidak ada pencemaran lingkungan, terutama sungai atau kali dan saluran air, tidak ada kotoran manusia atau bebas buang air besar sembarangan ke saluran air, dan sudah memiliki sanitasi sendiri untuk pembuangan limbah kotoran,” papar Ali.
Desa Lemahduwur juga sudah didatangi Tim Faskel dari Dinas Kesehatan, Bappeda, puskesmas dan yang lainnya. Tugas Tim Faskel tersebut adalah untuk mengecek atau mensurvei saluran air, sungai dan sejumlah rumah warga.

“Saat dilakukan survei  tidak ada temuan apapun, sehingga Desa Lemahduwur berhak untuk  mengikuti dan maju lomba ODF,” tambah Ali.
Sementara terkait pemberdayaan masyarakat desa, pihaknya juga mengadakan kegiatan pelatihan seni angklung, pelatihan seni rebana, dan pelatihan handy craft.(didik yuliyanto)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com