Selamat Datang!

Pos Damkar Bojong Resmi Beroperasi

Plt Kasatpol PP, Zaenal Arifin SH MM didampingi Kabid Linmas dan Damkar, Teguh Sugiarto SH dan anggota Damkar berpose usai pembukaan pengoperasian Pos Damkar Bojong di Desa Buniwah Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal/foto: Humas Pemda Tegal.
SLAWI - Pasca berlakunya OPD baru, Unit Pemadam Kebakaran berada dibawah naungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal. Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, Satpol PP telah meresmikan Pembukaan Pos Pemadam Kebakaran baru di wilayah selatan. Pos Damkar berlokasi di jalur wisata Guci tepatnya di sebelah utara Polsek Bojong di Desa Buniwah Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal.

Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Zaenal Arifin SH MM menjelaskan, pembangunan pos pemadam kebakaran di wilayah Bojong dalam rangka meningkatkan kinerja Seksi Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dalam hal penanggulangan bencana kebakaran, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Tegal.

"Mulai Jumat (13/1) Pos Damkar Bojong resmi beroperasi untuk melayani masyarakat. Harapannya kalau ada bencana di wilayah Bojong dan sekitarnya, lebih mudah dan cepat tertangani," kata Zaenal usai pembukaan pengoperasian Pos Damkar di Desa Buniwah, Kecamatan Bojong, Kamis (12/1) lalu.
Dia menyebutkan, selain pos baru di Bojong, Seksi Damkar juga memiliki tiga pos yang tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Tegal yakni Pos Induk di komplek DPU Slawi, Pos Adiwerna dan Pos Munjungagung Kramat.

"Kedepan, pos serupa juga akan dibangun di Kecamatan Jatinegara untuk melayani wilayah Selatan-Timur, dan di Kecamatan Margasari untuk wilayah Selatan-Barat," ungkapnya.
Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran, Teguh Sugiarto SH menambahkan, pembangunan pos damkar di beberapa wilayah di Kabupaten Tegal dilakukan dalam rangka meningkatkan fungsi pelayanan masyarakat, khususnya pelayanan pemadam kebakaran yang merupakan pelayanan yang wajib diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah.

Menurutnya, saat ini seksi Damkar Satpol PP didukung dengan sejumlah peralatan, diantaranya 6 armada mobil pemadam dan peralatan Damkar lainnya. "Dari 6 armada, hanya 5 yang layak jalan. Peralatan juga sudah tua dan kurang memadai. Kedepan diharapkan ada peremajaan peralatan dengan yang baru," harapnya.(s@n)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com