Selamat Datang!

Arif Zainudin: Lakukan Langkah Bijak dalam Memilih Jurnal

Sharing on Journal Publication diselenggarakan untuk menambah wawasan dalam bidang ilmiah para dosen, khususnya dosen Universitas Pancasakti (UPS) Tegal/foto: didik


TEGAL- Untuk menambah wawasan dalam bidang publikasi ilmiah para dosen, khususnya di Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, pertemuan rutin bulanan Koordinator Dosen Yayasan Pendidikan Pancasakti Tegal (KODYAS) mengadakan Sharing on Journal Publication di kampus setempat, Jumat (11/8).


Perlu diketahui, jurnal saat ini menjadi publikasi paling fenomenal dan banyak dicari oleh dosen-dosen di seluruh dunia. Namun akan sia-sia, apabila dosen tidak memahami manajemen publikasi jurnal yang baik dan benar sesuai dengan Peraturan Kementrian Ristek Dikti.

Sharing on Journal Publication mengahdirkan Arif Zainudin SIP MA sebagai narasumber. Arif merupakan Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan UPS dan Tutor Relawan Jurnal Indonesia (RJI).

RJI merupakan organisasi berbadan hukum yang selalu intens dalam pendampingan jurnal diseluruh Perguruan Tinggi. Tak terhitung pula jumlah jurnal-jurnal yang mendapatkan akreditasi, dan terindeks (SCOPUS, DOAJ, ISI Thompson, dll) karena pendampingan oleh RJI.


Arif mengungkapkan, saat ini banyak kalangan dosen yang terjebak dalam rayuan jurnal predator. Seperti salah satu dosen yang akan mengajukan syarat S3 dan Guru Besar di Perguruan Tinggi Ternama yang salah memasukan artikelnya dalam Jurnal Internasional,  ternyata jurnal tersebut setelah ditelusuri abal-abal.

“Kemudian saat ini, arah kebijakan Kementrian Riset Dikti ialah meningkatkan publikasi ilmiah dalam jurnal disetiap Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, pengajuan jabatan fungsional dosen diutamakan memiliki artikel yang telah dipublikasikan dalam jurnal online,” terang Arif.

Dengan arah kebijakan tersebut, lanjut Arif, Ristekdikti pada tanggal 4 Agustus 2017 telah melakukan lounching SINTA (Science and Technology Index) sebagai alat index jurnal dan aplikasi penilai jurnal-jurnal di Indonesia.

“Harus lebih berhati-hati dalam memilih jurnal, lakukan langkah yang bijak” tegas Arif, mengingatkan.

Telusuri terlebih dahulu keberadaan jurnal dan editor yang tercantum dalam jurnal, kedua pelajari mekanisme dan kebijakan publikasi, ketiga telusuri mesin pengindeks jurnal tersebut apakah benar-benar terindeks dengan baik atau hanya mencantumkan logo saja, dan keempat siapa lembaga penerbitnya.

“Apabila salah satu langkah tersebut menemukan kejanggalan, maka hindari jurnal tersebut,” pungkas Arif. (didik yuliyanto)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com