Selamat Datang!

Istikomah: Pendidikan Untuk Anak Harus Berimbang

Foto bersama usai pengukuhan Bunda PAUD Desa se-Kawedanan Balapulang Kabupaten Tegal, dan Sosialisasi MoU BOP beberapa waktu lalu/foto: istimewa


SLAWI- Pendidikan anak itu tidak bisa hanya mengandalkan pihak sekolah. Pasalnya, setelah memasukkan anaknya di sekolah, orang tua atau walinya juga harus bekerjasama dengan sekolah untuk membangun komunikasi yang inten. Hal itu agar orang tua mengetahui perkembangan anaknya.

Demikian disampaikan Istikomah Pariyati, Kades Prupuk Selatan Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal kepada ranahpesisir.com usai menghadiri acara pengukuhan Bunda PAUD Desa, belum lama ini.

Dikemukakan Istikomah, masa usia dini merupakan masa ke-emasan, dimana stimulasi lingkungan yang kondusif dan cara bermain akan dapat mengembangkan pertumbuhan otak dan seluruh potensi anak.


“Karena masa itu merupakan masa peka, dan masa meletakkan dasar pertama bagi anak untuk mengembangkan kemampuan fisik, kognitif, bahasa, sosial, emosional, disiplin, moral dan agama,” terangnya.

Istikomah berpesan, agar para orang tua bisa saling memperhatikan pendidikan formal bagi anak usia dini. Karena sangat penting untuk membentuk karakter anak dalam perkembangannya.

“Tetapi lebih penting lagi pendidikan di rumah. Disadari atau tidak, anak-anak kita setiap hari merekam apa saja yang dilakukan orang tua maupun pengasuhnya, baik ucapan maupun tindakan akan terekam oleh anak-anak,” paparnya.


Jadi, lanjut Istikomah, pendidikan anak itu harus berimbang antara di rumah dengan di sekolah. Artinya, orang tua harus kerjasama membangun komunikasi dengan pihak sekolah.

“Insha Allah dengan pondasi yang kuat di dasari agama, anak-anak kita akan menjadi anak yang berakhlaqul kharimah, menjadi kebanggaan kita semua, dan membawa keselamatan dunia akhirat,” tambahnya.

Gedung TK Pertiwi diresmikan
Terkait diatas, beberapa waktu sebelumnya Pemerintah Desa Prupuk Selatan melaksanakan acara syukuran peresmian gedung TK Pertiwi.

“Saya berharap dengan bantuan pembangunan gedung yang bersumber dari APBDes ini bersifat stimulan, sebagai pemicu agar masyarakat lebih semangat untuk memperhatikan masalah pendidikan di desa, dan semoga bantuan tersebut bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (didik yuliyanto)

Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com