Selamat Datang!

Wasmad Apresiasi Tim Penjaringan Partai Golkar

Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tegal Wasmad Edi Susilo mengapresiasi kinerja Tim Penjaringan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Tegal yang diketuai H Subarno (dua dari kiri) yang telah bekerja secara profesional/foto: didik


TEGAL- Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tegal Wasmad Edi Susilo SH mengapresiasi kinerja Tim Penjaringan Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Tegal yang telah bekerja secara profesional.

“Alhamdulillah dari rangkaian panjang ini, tahapan yang pertama adalah Partai Golkar Kota Tegal telah selesai melaksanakan tugasnya yang diawali dengan pembentukan panitia penjaringan,” kata Wasmad saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi dan Sosialisasi Ari Sutrisno di halaman kantor DPD II Partai Golkar Kota Tegal, Senin malam (4/9).

Selain itu, masih kata Wasmad, membuat surat keputusan panitia penjaringan pada awal Agustus. Kemudian memberikan kesempatan kepada panitia penjaringan dalam rangka menentukan rapat kerja, diantaranya menentukan kapan Partai Golkar Kota Tegal mempersiapkan panitia penjaringan, atau membuka pendaftaran.

“Kapan akan diakhiri, dan rapat pleno yang selanjutnya akan dikirim ke DPD I Partai Golkar Propinsi Jawa Tengah, tentu ini merupakan tahapan-tahapan yang panjang,” jelas WES, panggilan akrabnya.

Ia mengemukakan, mulai tanggal 7-14 Agustus 2017 adalah tahapan pengambilan formulir pendaftaran, dan terakhir tanggal 19 Agustus 2017 penyerahan formulir. Meskipun Partai Golkar Kota Tegal jumlahnya hanya 4 kursi dan tidak cukup mendaftarkan calon walikota dan wakilnya di KPU, tetapi sesuai dengan juklak juknis diharapkan untuk mempersiapkan panitia penjaringan.

“Meskipun tidak diumumkan secara publik, tetapi harus mempersiapkan panitia penjaringan, karena dimungkinkan kader-kader Partai Golkar ataupun kader dari luar ingin mendaftar, atau mengambil formulir di Partai Golkar,” ujar Wasmad.

Ia mengaku terkejut dan benar-benar diluar dugaan, pasalnya hari pertama pembukaan pendaftaran, ternyata ada 4 balon walikota dan wakil walikota yang mendaftar. Sampai hari terakhir penutupan, jumlah pendaftar atau yang mengambil formulir ada 11 balon, yakni 7 balon walikota dan 4 wakil walikota. Namun karena ada 2 balon yang tersandung masalah, jumlahnya menjadi 9 balon yang siap berkompetisi.

“Partai Golkar Kota Tegal tidak mencoret, karena berkas sudah masuk ke DPD I Partai Golkar Propinsi Jateng, sehingga ini menjadi kewajiban Propinsi Jateng. Namun bila belum dicoret, panitia penjaringan akan menggelar pleno lagi,” terang WES yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Tegal.

Ia yakin ke-9 balon itu semua akan siap melalui Partai Golkar dalam rangka memenangkan Pilkada 27 Juni 2018 nanti, karena tidak kekurangan stok. Selanjutnya usai pengembalian formulir diadakan penelitian yang ternyata semua persyaratan balon lengkap.

“Sehingga kewajiban yang terakhir adalah panitia penjaringan mengadakan rapat pleno bersama dengan pengurus harian, dan pengurus pleno yang dihadiri oleh unsur dari pengurus kelurahan, kecamatan dan lainnya. Setelah dirapatkan dan berkas lengkap, lalu berkas tersebut dikirim ke DPD I Partai Golkar Propinsi Jateng,” ungkap Wasmad.

Tekanan dari luar

Memang, lanjut Wasmad, saat itu ada tekanan dari luar panitia penjaringan, ada yang minta bila salah satu balon yang persyaratanya tidak sah agar dicoret. Kemudian ada berita-berita bahwa ternyata panitia penjaringan sudah berani mencoret salah satu pasangan balon walikota dan wakil walikota.

“Ini perlu saya luruskan bahwa berita itu sangat tidak benar. Panitia penjaringan yang diketuai H Subarno saya nilai bekerja sangat profesional. Kami juga mengapresiasi, karena tahapan yang paling bawah ternyata bisa dilalui, sampai kami bisa mengirimkan utusan 2 orang untuk mengirimkan berkas ke DPD Partai Golkar Propinsi Jateng, supaya jangan sampai mengirim via fax atau pos karena ini kaitanya sangat penting,” tandas Wasmad.

Ditambakan, sejauh ini sesuai dengan juklak, kewenangan DPD Partai Golkar Kota Tegal hanya menyiapkan penjaringan, penelitian segala persyaratan, dan selanjutnya dikirim ke DPD Partai Golkar Propinsi Jateng. Saat ini pihaknya hanya tinggal menunggu, siapa dari ke-9 balon ini yang nantinya akan mendapatkan rekomendasi.

“Semua balon luar biasa dan siap bertarung, tentu jagoan dari Partai Golkar harus bertarung yang sehat dan cantik, sehingga dikemudian hari pada saat selesai pemungutan suara tidak ada gejolak, apalagi sampai mengadakan gugatan yang sangat melelahkan dan menghabiskan energi,” pungkas Wasmad.(didik yuliyanto)
Share this post :

Berita Populer

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com