Selamat Datang!

TMMD Sengkuyung Desa Karang Malang Resmi Ditutup

Kepala Dinpermades Kabupaten Tegal Prasetiawan SH MHum dan Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Kav Kristiyanto S Sos menghadiri acara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I tahun 2018/foto: pendim.
SLAWI- Komandan Kodim 0712 Tegal Letkol Kav Kristiyanto S Sos secara resmi menutup TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahap I di Desa Karang Malang Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal.

Penutupan dilaksanakan melalui upacara yang dilaksanakan di halaman rumah Werdiningsih, salah seorang warga Desa Karangmalang dengan ditandai pemukulan kentongan, penandatangan prasasti serta penyerahan naskah hasil TMMD dari Dandim 0712/Tegal kepada Bupati Tegal yang diwakili Kepala Bapermades Kabupaten Tegal Prasetiawan SH MHum, Kamis (3/5).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I, Komandan Kodim 0712/Tegal membacakan amanat Penanggung Jawab Operasioal (PJO) TMMD ke 101 tahun 2018 Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyanto, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Daerah dan Kemendikbud RI, serta berbagai pihak lainnya yang telah mendukung terlaksananya program TMMD ini secara totalitas.

Selaras dengan tema TMMD tahun ini, "TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa", Kasad sangat berharap agar TMMD tidak hanya menghasilkan output berupa fisik semata, namun juga mampu membangun karakter bangsa, khususnya generasi mudanya. Hal ini penting, karena output tersebut akan mendorong outcome yang sangat berharga, yaitu generasi muda yang kompetitif dan kemandirian bangsa.

Pada kesempatan ini, Kasad juga mengajak seluruh komponen bangsa agar berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional dengan memanfaatkan pesta demokrasi yang akan dilaksanakan tahun ini secara bijak dan bertanggungjawab.

Kasad juga menyampaikan tentang diseminasi teknologi dan mitigasi resiko global, yang telah berhasil menggeser hakekat ancaman dan paradigma dari perang konvensional menjadi perang yang kompleks, dan tidak terbatas yang juga dikenal sebagai unrestricted war ini, strategi dan taktiknya tidak hanya menggunakan kekuatan militer namun juga kekuatan non militer seperti Ipoleksosbud dan Teknologi.

Untuk menghadapi situasi tadi, tentu kita harus memiliki suatu sistem pertahanan Negara yang terintegratif baik dari aspek militer maupun non militer secara efektif yang dapat menjaga keseimbangan antara pembangunan kesejahteraan nasional dan pertahanan keamanan Negara.

Sesungguhnya, jika kita telaah dengan cermat, maka sistem pertahanan terintegratif yang dimaksud tadi, salah satu diantaranya dilakukan melalui program TMMD yang juga sasarannya tidak hanya pembangunan kekuatan wilayah pertahanan yang tangguh, namun juga pembangunan fisik dan non fisik dalam mengakselerasi upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Sebelum mengakhiri amanatnya, atas nama pribadi dan selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD, Kasad menyampaikan permohonan maaf jika selama kegiatan ini terdapat sikap dan perilaku anggota Satgas yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

Kasad juga berpesan agar kita senantiasa memelihara semangat kebersamaan, persatuan, toleransi atas perbedaan dan budaya gotong royong, serta kepercayaan diri dalam kehidupan keseharian  kita. (pendim tegal)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com