Selamat Datang!

BNK Brebes, Godok Calon Duta Anti Narkoba

Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes melakukan tahapan seleksi Duta Anti Narkoba 2018/foto: wasdiun
BREBES- Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes melakukan tahapan seleksi Duta Anti Narkoba 2018 tingkat Kabupaten Brebes. Pada seleksi awal, sebanyak 98 remaja putra dan putri unjuk kebolehannya dihadapan dewan juri dengan melakukan test tertulis, kecakapan dan penampilan talenta lainnya. Dari 98 peserta tersebut, hanya dipilih 20 orang saja yang akan mengikuti proses penggodokan selanjutnya dengan jalan karantina.

“Dalam pelaksanaan seleksi awal pemilihan Duta Anti Narkoba 2018, nantinya dipilih 20 finalis yang terdiri dari 10 peserta laki-laki, dan 10 peserta perempuan,” kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BNK Brebes Drs H Atmo Tan Sidik disela seleksi awal Duta Anti Narkoba 2018 di Hotel Kencana, Sabtu (4/8).

Atmo lebih lanjut menjelaskan, 20 peserta finalis akan melakukan karantina di Hotel Kencana Brebes pada 10 dan 11 Agustus mendatang. Dengan karantina ini, para finalis duta anti narkoba diharapkan mendapatkan bekal yang cukup tentang kepribadian, talenta, pengetahuan bahaya narkoba dan berbagai disiplin ilmu lainnya. Juga diharapkan mereka dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba.

"Saya harap setelah adanya generasi baru duta anti narkoba ini mereka dapat mengemban amanah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak muda," kata Atmo.

Mereka adalah orang-orang pilihan yang sudah ditempa dengan serangkaian pelatihan dan diuji dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang masalah Narkoba dan diberi tugas untuk mensosialisasikan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) di lingkungan masing-masing.

Saat seleksi awal, 98 peserta menjalani test tertulis dan wawancara. Selain itu, saat penjurian satu persatu peserta diberi pertanyaan oleh para juri mengenai tanggung jawab apa saja yang dilakukan oleh peserta jika terpilih sebagai duta anti narkotika.

Termasuk bakat yang dimilikinya untuk ditampilkan dihadapan dewan juri. Seperti menyanyi, menari, bermain music, mengaji bahkan stun up comedy.

Atmo yang juga Maestro Budayawan Pantura ini menegaskan, pada dasarnya pemilihan ajang Duta Anti Narkoba bukan memilih remaja yang ganteng atau cantik saja. Tetapi karakter, integritas, dan komitmen yang kuat untuk menolak kehadiran Narkoba terutama di kalangan generasi muda menjadi bahan pertimbangan utama dalam pemilihan duta anti narkoba 2018 tingkat Kabupaten Brebes.

“Katakan tidak pada Narkoba, Stop Narkoba. Hidup sehat tanpa Narkoba!” tegasnya. (wasdiun)
Share this post :

Berita Populer

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com