Selamat Datang!

Lomba Kreatifitas Siswa SMK, Ganjar Terpikat Ukiran Kayu dengan Laser

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terpesona ukiran kayu dengan laser yang dipamerkan di stand SMKN 7 Jurusan Teknik Permesinan yang dipamerkan dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) XXVII di lapangan SMKN 7 Semarang/foto: ibra
SEMARANG - Sejumlah kreativitas siswa SMK se Jawa Tengah dipamerkan dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) XXVII di lapangan SMKN 7 Semarang, Kamis (25/10/2018). Salah satu karya yang dipamerkan adalah ukiran kayu laser yang menyasar wajah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ukiran kayu menggunakan CNC Laser Engraving Machine tersebut mulanya didemokan sejumlah siswa SMKN 7 Semarang jurusan Teknik Permesinan. Yang jadi sasaran adalah foto wajah Ganjar Pranowo disertai quote "Sumonggo kita sesarengan mbangun Jawa Tengah". Ganjar yang melintas stand peserta LKS pun langsung berhenti dan menyimak proses pembuatannya.

"Kalau buat ini butuh berapa lama dan objek yang dipakai apa?," kata Ganjar.

"Tergantung ukuran dan tingkat kerumitan, pak. Medianya dari foto," kata Angger, salah satu penjaga stand. Ganjar pun langsung memesan dan mengirim foto keluarganya.

Dalam ajang tahunan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Jawa Tengah tersebut sebanyak 35 SMK terbaik perwakilan kabupaten/kota se Jawa Tengah unjuk kreativitas dari 25 - 28 Oktober. Dan akan diambil satu terbaik untuk dilombakan pada LKS tingkat nasional.

"Ini mesti kita kawal, sehingga anak-anak yang berprestasi menunjukkan seluruh kecerdasan dan talentanya. Ini makna dari seluruh pendidikan yang ada," kata Ganjar.

Ajang ini, kata Ganjar merupakan kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan kualitas karya terbaiknya karena ada penilaian, sekaligus untuk mengukur sejauh mana kemampuan para siswa.

"Sekarang bisa apa? Ternyata bisa berkarya dan bisa ditunjukkan. Mudah-mudahan nanti yang menang di sini akan bisa kita lombakan di tingkat nasional kita lombakan lagi di tingkat internasional," katanya.

Untuk menuju ke sana, Ganjar berharap pihak sekolah selain harus meningkatkan kemampuan siswa dengan penyesuaian zaman, juga harus membekali siswanya keterampilan berbahasa asing dan menumbuhkan enterpreneur.

Kepada siswa Ganjar berharap mampu membaca perkembangan kemampuan daerah lain serta perkembangan teknologi. Sehingga berani bersaing ketika dihadapkan dengan kemampuan terbaik siswa dari daerah lain.

"Tapi basicnya pikiran harus genuine, harus punya ketrampilan dan pengetahuan yang cukup dan harus dibuktikan dengan karya yang berkualitas. Tapi jangan lupa selalu asah budi pekerti selalu minta ridho orangtua, hormat sama guru cinta pada bangsa dan negara," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo mengatakan pemenang dalam ajang LKS Jateng 2018 ini akan dipertandingkan pada ajang serupa tingkat nasional bulan Maret. Bersama guru-guru pendamping dia mengaku intens melakukan pembinaan dengan mengikuti perkembangan teknologi.

"Jadi kita masih punya waktu 4 bulan, kira-kira bulan Maret lombanya. Kita bimbing, kita siapkan semoga bisa jadi juara di tingkat nasional syukur-syukur bisa di tingkat internasional," katanya.
(ibra/puji)






Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com