Selamat Datang!

Kota Salatiga Bersiap Hadapi New Normal

SALATIGA (ranahpesisir.com)- Kota Salatiga terus mempersiapkan diri menghadapi fase new normal. Aktivitas ekonomi pun harus bisa berjalan berdampingan dengan Covid-19.

Menurut Walikota Salatiga, Yulianto, pemerintah saat ini tengah mempersiapkan regulasi, protokol dan SOP menghadapi new normal. Sehingga, meski beraktivitas seperti biasa, risiko terinfeksi Covid-19 dapat diminimalisasi.

Dalam kunjungannya ke salah satu perusahaan sepatu di Kota Salatiga, pada Kamis (4/6/2020), Yuliyanto melihat secara langsung pelaksanaan standar protokol kesehatan sudah diterapkan dengan baik oleh perusahaan.

Menurutnya, hal itu sebagai bagian dari new normal secara parsial. Perusahaan telah menerapkan physical distancing atau jaga jarak pada tiap karyawan dengan memberi sekat, menggunakan masker, cuci tangan, pengendalian dan pengawasan agar kegiatan tetap berjalan seperti biasa.

“Setelah melihat dan mendengar penjelasan dari pihak manajemen, dapat dikatakan kita bersiap menghadapi new normal. Namun, harus selalu berkoordinasi dengan gugus tugas melalui Dinas Kesehatan, sehingga apabila terjadi sesuatu dapat segera dilakukan tindakan. Dengan persiapan yang sudah dilakukan, tentunya akan menambah kesiapan Salatiga dalam menghadapi situasi new normal ke depan,” terang Yuliyanto.

Sementara itu, General Manager PT Selalu Cinta Indonesia (SCI), Gregorius menuturkan, sejak awal, protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sudah dilakukan di perusahaannya. Antara lain dengan menerapkan physical distancing, adanya sekat, selalu memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, termasuk mengatur waktu istirahat dan jam masuk karyawan agar tidak terjadi penumpukan.

“Kami harus benar-benar mempersiapkan diri untuk hidup berdampingan dengan Covid-19. Tentunya harus dengan kedisiplinan karyawan,” papar Gregorius.

Ditambahkan, pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan sosialisasi. Apabila ada karyawan yang memiliki kontak atau berasal dari klaster tertentu, perusahaan sudah memberikan waktu untuk melakukan isolasi mandiri atau karantina di daerahnya.

“Pihak manajemen akan segera melakukan tracing pada karyawan lain yang punya kontak dengan yang bersangkutan semisal ditemukan kasus. Mereka juga disarankan untuk isolasi mandiri dengan tetap menerima gaji utuh,” jelasnya. (rudy)

Share this post :

RANAH NEWS

Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com