Selamat Datang!

Bintang: Mereka Berani Hijrah ke Media Online karena Satu Keyakinan

Rombongan Press Tour Bagian Humas dan Protokol Setda Pemkot Tegal saat berkunjung ke Ayo Media Network Bandung, Jumat (15/3/2019) sore/foto: istimewa
BANDUNG- Bahwa beliau-beliau sebelumnya adalah petinggi-petinggi di medianya masing-masing, baik cetak maupun televisi. Mereka mengalami transformasi dari media cetak dan televisi pindah ke media online. Mereka berani hijrah ke media online karena satu keyakinan. Karena kedepannya media online akan merajai media-media yang ada di Indonesia, bahkan mungkin seluruh dunia.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Pemkot Tegal, Dra Hendiati Bintang Takarini MM saat bersama rombongan Press Tour Kota Tegal mengunjungi Kantor Ayo Media Network Bandung di Jl.Terusan Halimun, Jumat (15/3/2019) sore.

Bintang dalam kesempatan itu mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para petinggi Ayo Media Network Bandung, yang telah berkenan menerima rombongan Press Tour Pemkot Tegal.

"Terima kasih sudah menerima kami, ini yang kesekian kalinya membawa wartawan, memang kami ada kegiatan yang namanya Press Tour yang intinya bukan semata-mata tour, tapi untuk membuka dan memberikan wawasan kepada teman-teman wartawan tentang bagaimana mengelola sebuah media, baik cetak, televisi maupun online yang kompeten, sehingga kemitraan antara pemerintah kota dengan media terbangun dengan saling menguntungkan dan profesional," jelas Bintang.

Guna lebih meningkatkan profesionalitas dari wartawan, Pemkot Tegal belum lama ini memfasilitasi wartawan untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

"Jadi itu anggaran dari kami, bekerja sama dengan PWI Kota Tegal, sekitar 21 orang mengikuti UKW dan 18 peserta dinyatakan lulus," ungkap Bintang.

Harapan kedepan, Pemkot Tegal akan membuat regulasi dalam bentuk Peraturan Walikota (Perwal). Intinya adalah bagaimana kedepannya Pemkot Tegal dan media membangun kerja sama dengan kriteria-kriteria tertentu.

"Tetapi bukan maksud kami membatasi, namun memang untuk lebih meningkatkan profesionalisme, dan narasumber-narasumber OPD itu lebih nyaman kalau wartawannya sudah bersertifikat UKW, karena mereka berkeyakinan bahwa wartawan itu profesional," tegas Bintang.

Atas dasar itulah, pihaknya ingin menggali informasi agar teman-teman wartawan bisa mengelola media online yang bertanggung jawab sesuai peraturan dari Dewan Pers, bahwa media online atau apapun harus terverifikasi berbadan hukum dan punya kompetensi.

"Ini yang selalu kami sampaikan pada teman-teman wartawan, jadi ketika kita sudah ada regulasi dalam bentuk perwal, mereka (narasumber-red) tidak akan takut lagi," pungkasnya. (dik)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com