Selamat Datang!

Keragaman Menjadi Modal Membangun Desa


Dengan kedudukannya sekarang sebagai orang nomor satu di Desa Bengle Kecamatan Talang KabupatenTegal, ia mengaku memperoleh kesempatan untuk mengaktualisasikan ide-idenya. Ia bertekad merubah desanya menjadi lebih baik dan masyarakatnya sejahtera. Karena salah satu prinsipnya adalah apa yang bisa dikerjakan hari ini tidak boleh ditunda hingga esok.

Sebagai kepala desa, ia tetap membuka diri dan meluangkan waktu untuk seluruh lapisan masyarakat, guna mengetahui lebih dalam kondisi dan keinginan masyarakatnya. Keprihatinannya telah membangkitkan nalurinya untuk berjuang dalam upaya meningkatkan kesejahteran masyarakat di desa yang di pimpinnya.

Suka dan duka ia nikmati, tantangan pun ia atasi dan dikerjakan dengan ikhlas. Keberhasilan yang diraihnya tidak lantas membuatnya takabur dan sombong. Ia tetap menghargai dan menghormati orang lain maupun lawan bicaranya.

Kesibukan demi kesibukan mengisi hari-harinya dengan tidak melupakan keluarga. Baginya keluarga adalah kesejateraan hati dan tempat menuangkan kerinduan rasa, sehingga keluarga juga menjadi prioritas yang memang tidak bisa ditawar lagi.

“Dengan tugas dan tanggungjawab ini, kami bertekad memajukan desa melalui penguatan pemberdayaan masyarakat dan mengelola bantuan desa dengan baik demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan terus memperjuangkan aspirasi-aspirasi dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” kata  Eli diruang kerjanya, belum lama ini.

Diakuinya, menjadi kepala desa merupakan tugas mulia yang harus berhadapan langsung dengan masyarakat, untuk mendengarkan keluhan-keluhannya. Memberikan pencerahan dan pelayanan kependudukan. Siap membantu warganya yang membutuhkan atau sedang tertimpa musibah. Semua itu dijalani dengan ikhlas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Ia menambahkan, potensi yang dimiliki Desa Bengle cukup beragam. Satu yang menonjol adalah desa ini menjadi salah satu destinasi wisata batik khas Kabupaten Tegal. Menurutnya, batik merupakan salah satu bentuk budaya kesenian yang menonjolkan sifat kedaerahan yang tertuang dalam goresan, serta corak keindahan motifnya.

“Seperti corak batik khas Bengle yang memiliki khas corak ragam yang tidak kalah menariknya dengan daerah lain. Potensi pembatik khas Kabupaten Tegal cukup banyak dan hasilnya sangat baik,” ujar Eli, bangga.

Selain pembatik dan profesi lainnya, mayoritas masyarakat Desa Bengle banyak yang bekerja sebagai pembuat batu bata. Keragaman itulah yang menjadi modal untuk membangun desa agar dapat terus tumbuh dan berkembang, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk komunikasi intens yang dibangun bersama perangkat dan elemen masyarakat, agar setiap kendala yang ada di lapangan bisa segera diatasi atau dicarikan solusi.

“Perlahan tapi pasti secara rutin melakukan evaluasi agar bisa diketahui sejauh mana perkembangan serta kekurangan yang ada, sehingga bisa menghasilkan solusi yang secara langsung bisa melibatkan masyarakat,” pungkasnya. (didik yuliyanto)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com