Selamat Datang!

Bogares Kidul Fokus Melakukan Penataan Desa


SLAWI- Dewasa ini pembangunan terus berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan desa. Melalui kucuran dana dari pemerintah pusat, desa dan masyarakatnya memperoleh tempat terhormat sebagai pemilik pembangunan desa.

Desa Bogares Kidul Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal dengan jumlah penduduknya sekira 7500 jiwa, terdiri dari 4 RW dan 27 RT termasuk desa dengan jumlah warga miskin terbanyak di Kecamatan Pangkah. Mayoritas warganya berprofesi sebagai petani dan buruh.

Desa Bogares Kidul merupakan salah satu desa penerima bantuan dana untuk pembangunan infrastruktur tahun 2016. Sesuai dengan peruntukannya, dana tersebut telah dialokasikan untuk pembangunan perbaikan sarana dan prasarana yang ada.

“Dana bantuan dialokasikan untuk pembangunan saluran irigasi yang berada di wilayah RT 16 dan 18, serta pembuatan talud jalan. Kemudian untuk persiapan jalan lingkar, tapi baru di wilayah RT 16, 18, 20, 21 dan talud di RT 27,” kata Kasro’i selaku kades.

Selain itu, untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya  melaksanakan rehab kantor balaidesa secara bertahap. Yakni, pembangunan ruangan untuk kades dan perangkat, serta ruang pelayanan dan pendopo.

“Kami ingin mempercepat pembangunan balaidesa untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Rencana tahun 2018 ingin mengajukan Dana Desa (DD) untuk balaidesa, asalkan dapat rekomendasi dari Bupati Tegal, karena mendesak,” terang Kasro’i.

Terkait pengentasan kemiskinan, di Desa Bogares Kidul hanya  melanjutkan untuk perbaikan 1 unit rumah tidak layak huni (RTLH) dan baru akan dilaksanakan tahun 2017 ini. Kucuran dana dari PDPM tahun 2017 sebesar Rp 80 juta dialokasikan untuk sanitasi lingkungan. Antara lain, pembuatan jamban, septitank, kloset dan lain-lain.


“Hampir ratusan rumah yang belum memiliki jamban, dan nantinya bisa diajukan atau dibantu melalui dana desa tahun 2018,” ujar Kasro’i yang juga selaku Ketua Paguyuban Kades Kecamatan Pangkah.

Dibidang pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini (PAUD) di Desa Bogares Kidul sudah ada 4 PAUD dan 3 taman kanak-kanak (TK). Pihaknya dalam hal ini sudah pernah mengusulkan bantuan.
“Usulan bantuan bisa direalisasikan asal PAUD tersebut milik desa, bukan milik yayasan,” ujar Kasro’i yang sudah dua periode menjabat sebagai kades.


Ia menambahkan, Desa Bogares Kidul masih banyak yang harus diperbaiki. Kedepan pihaknya akan mengalokasikan dana bantuan untuk pembuatan saluran limbah di wilayah RT 9. Pembangunan talud jalan Turi dan pengerasan di RT 26, serta meneruskan saluran irigasi di wilayah RT 20, 21 dan 22.
“Karena mayoritas petani, kami minta dibuatkan irigasi, sebab selama 3 tahun tidak menikmati air dari Waduk Cacaban, padahal sudah diusulkan oleh pemerintah desa,” ungkap Kasro’i.

Pihaknya fokus melakukan penataan desa baik sektor ekonomi, pertanian, pembangunan sarana prasarana serta fasilitas kesehatan dan pendidikan. Agar peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat bisa terwujud. (untung/didik)
  


Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com