Postingan

Menampilkan postingan dengan label artikel

Mengenal Zealandia, benua yang tenggelam dalam lautan

Gambar
Brebes (ranahpesisir.com) - pada umumnya kita tau bahwa ada tujuh benua yang yang ada di dunia. Akan tetapi, apakah anda mengenal benua Zealandia Zealandia atau benua Selandia Baru merupakan   masa kerak bumi yang hampir tenggelam setelah memisahkan diri dari Australia dan Antartika sekitar 60-130 juta tahun yang lalu.   Menurut lembaga riset GNS Science, dengan daratan seluas 4,9 juta kilometer, benua Zealandia akan terlihat bentuk dasar lautannya secara jelas dengan pemetaan detail. Dengan pemetaan detail ini, bisa memberi pengetahuan tektonik Selandia Baru serta dapat membantu menelusuri asal muasal terbentuknya Zealandia. "Kami telah membuat peta ini untuk memberikan gambaran yang akurat, lengkap, dan terkini tentang geologi Selandia Baru dan wilayah Pasifik barat daya - lebih baik daripada yang kami miliki sebelumnya," kata Dr Nick Mortimer, kepala riset di GNS Science. Pada tahun 1990-an, benua Zealandia pertama kali ditemukan oleh para ilmuwan. Namun, baru disebut dan

Rela Pulang Kampung, Kisah Yuyun Bantu Atasi Stunting di Desanya

Gambar
Slawi ranahpesisir.com Nama lengkapnya Yuyun Aniatul Farah, biasa dipanggil Yuyun. Perempuan kelahiran Tegal, 2 Juni 1979 ini memiliki hobi membaca dan aktif berorganisasi. Yuyun merupakan lulusan sarjana pendidikan, S1 nya diselesaikan di kampus Universitas Islam Jakarta pada tahun 2008, sempat mengamalkan ilmunya untuk mengajar di perantauan, namun karena kecintaannya dengan kampung halaman membuatnya rela pulang untuk mengabdikan dirinya di desa kelahirannya, yaitu Desa Tuwel Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal. Setelah pulang, ia rajin membantu pemerintah desa Tuwel dalam menjalankan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Salah satu yang dilakukan Yuyun dalam percepatan penurunan stunting adalah mengenalkan remaja putri mengikuti posyandu. Bukan hanya itu, ia pun membuat program secara berkala terkait remaja putri minum tablet tambah darah (TTD) sebagai upaya pencegahan stunting. Untuk program percepatan stunting ia

Pernyataan Ketum IWO

Gambar
Berkait dengan kejadian yang menimpa Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Subulussalam, Satria Tumanggor yang menjadi korban pengeroyokan oleh orang tidak dikenal (OTK) hingga dilarikan ke RSUD Subulussalam untuk menjalani perawatan, maka dengan ini saya sebagai Ketum IWO mengutuk keras kejadian tersebut dan meminta kepolisian setempat untuk menindak tegas para pelaku pengeroyokan.  Kejadian dugaan pengeroyokan itu terjadi di Desa Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulusalam, Rabu (25/04/23), sekira pukul 11:00 WIB. Apapun alasan yang melatarbelakangi kejadian perkara, tindakan kekerasan terhadap orang lain adalah perbuatan melawan hukum.  Kepada kawan-kawan anggota IWO di mana pun berada, saya minta untuk menjaga sikap santun di tengah masyarakat, sebab selain menunjukkan kemulyaan kita sebagai anggota IWO, kita juga bagian dari masyarakat itu sendiri. Agar kasus ini dapat segera diselesaikan oleh pihak yang berwenang dengan mengupayakan langkah-langkah hukum , teruslah kawan

Pendapat Para Ahli : Dalam Skala Tertinggi Pun, Gas Air Mata Tidak Mematikan

Gambar
BREBES (ranahpesisir.com ) Polemik penggunaan gas air mata yang dianggap mematikan dalam penanganan kerusuhan suporter di stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu, bertentangan dengan pendapat para ahli. Menurut Sven-Eric Jordt, seorang ahli dari Universitas Duke, menyebut meskipun memberikan dampak seperti sensasi terbakar, namun tidak membawa dampak yang mematikan. Dia menjelaskan bahwa gas air mata sendiri sebenarnya bukan merupakan gas. Itu adalah bubuk yang mengembang ke udara sebagai kabut halus. Melansir dari Scientific American, gas air mata memiliki senyawa kimia untuk mengaktifkan TRPA1 dan TRPV1 berbeda. Dengan kata lain, gas air mata bisa dibagi menjadi dua kelompok sesuai komponen senyawa kimia penyusunnya. Salah satu agen yang mampu mengaktifkan reseptor TRPA1 adalah 2-chlorobenzalmalonitrile atau gas CS. Agen ini adalah senyawa kimia yang mengandung klor dan bertiup ke udara sebagai partikel halus. "Mereka sebenarnya tersebar dengan membakar dan menempel pada kul

Tabik Pak Bamsoet

Gambar
  Catatan Lepas Jodhi Yudono .... Saya tidak mengenalnya secara pribadi. Saya mengenalnya dari kejauhan. Saya di satu sisi sebagai Ketua Umum Ikatan Wartawan Online, sementara dia ada di sisi lainnya sebagai Ketua MPR RI. Orang-orang memanggilnya dengan sebutan Bamsoet, akronim dari Bambang Soesatyo. Ya, dia memang H. Bambang Soesatyo, S.E, MBA. Kelahiran 10 September 1962. Seorang politikus dan pengusaha Indonesia yang saat ini menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI). Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Sebagai anggota Partai Golkar, ia terpilih menjadi anggota legislatif nasional pada Pemilu 2009. Pada 15 Januari 2018, Golkar memilihnya untuk menggantikan Setya Novanto, yang mengundurkan diri sebagai ketua parlemen di tengah penyelidikan korupsi. Kami, saya dan Pak Bamsoet pernah bertemu secara dekat sebanyak dua kali. Pertama, pada 30 September 2020, saat saya dan Pak Bamsoet selaku Ketua MPR RI me

Humas Polri sebagai Leading Sektor Pemberitaan dalam Manajemen Media

Gambar
Oleh : Kang Iqbal Asik Dengan majunya industri teknologi informasi di era 4.0 memengaruhi peran dan fungsi setiap kelembagaaan. Salah satunya Divisi Humas Polri. Humas Polri kini memiliki peran sentral. Bukan hanya sekadar tukang jepret dan asal berbicara. Semua polisi di luar unit Humas juga harus mampu menyampaikan public speaking yang baik.  Humas Polri saat ini mempunyai peran sangat sentral  yaitu siap dan mampu dalam menganalisi media, melakukan pemberitaan yang baik, memproduksi konten serta mampu mendiseminasi sebuah berita melalui semua Platform media sehingga opini dan sentimen publik dapat di kelola untuk tujuan organisasi. Untuk itu saat ini perlu memperkuat sistem informasi, sistem komunikasi dan manajemen kinerja melalui sebuah perencanaan dan pelaksanaan kegiatan manajemen media secara baik. Sebagai salah satu peran sentral Humas Polri dalam hal Pemberitaan. Humas Polri selalu  proaktif dalam menanggapi dan memberikan informasi secara tepat dan cepat guna meminimalisir b

Anti Virus itu Bernama Joko Widodo

Gambar
Oleh: Teddy Gusnaidi Pak Jokowi bukan Presiden yang lahir dari kecelakaan politik, sehingga berani mengambil keputusan dan tegas, bukan presiden yang mencari aman, membiarkan kerusakan terjadi, yang akhirnya menjadi beban presiden sesudahnya dan menjadi beban rakyat Indonesia. Jika analogikan Indonesia itu sebuah komputer, maka Jokowi adalah software anti virus. Dimana komputer tersebut sangat lemot dan tidak berjalan semestinya karena sudah masuk berbagai macam virus, sehingga banyak data yang rusak. Maka diinstallah anti virus. Anti virus yang bernama Jokowi harus bekerja super extra, karena virus yang sudah tertanam di komputer selama bertahun-tahun semakin berkembang biak dan merusak semua instrumen di dalamnya. Setiap hari anti virus harus di upgrade melawan virus, baik virus yang lama maupun yang terbaru. Virus intoleransi, virus korupsi, virus radikalisme, virus kebodohan, virus kerusakan sistem dan ribuan virus lainnya yang terus merusak Indonesia. Tidak bisa diinstall ulang ka

Kyai Ma'ruf Amin dan Konstelasi Politik Menuju Pilpres 2024

Gambar
  Oleh : Arief Luqman El Hakiem Isu yang berkembang terkait posisi KH. Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden mengingatkan kita akan peristiwa tahun 354 SM dimana Negara Zhao di Tiongkok mendapat serangan dari Negara Wei. Untuk membantu Negara Zhao, seorang penasihat militer Negara Qi, Sun Bin, menerapkan setrategi _"Serang titik lemah lawan untuk memenangkan pertempuran"._ Sun Bin menyarankan agar tidak menyerang tentara Wei secara langsung di negara Zhao, karena disanalah pusat kekuatan musuh terkonsentrasi. Sebaliknya dia menyarankan agar menyerang negara Wei terutama ibu kotanya, Da Liang, karena di situlah titik lemahnya. _“Sebaiknya hindari berhadapan langsung dengan musuh yang berkuatan penuh. Pecahlah mereka menjadi beberapa titik konsentrasi dan serang di titik yang lemah_, "begitu saran Sun Bin kepada panglima perang Negara Qi. Atas saran tersebut, Jenderal perang Tian Ji  memimpin 8000 pasukan mengepung Negara Wei.  Mendapat laporan bahwa Negara mereka diseran

Dilema Nasionalisme

Gambar
(Etno-nasionalisme dan Trans-nasionalisme)  Oleh : Steve Rick Elson Mara, S.H., M.Han  (Tokoh Muda Indonesia)  Secara sederhana globalisasi diartikan sebagai intensifikasi saling keterkaitan antara masyarakat-masyarakat di seluruh dunia. Hal itu berarti bahwa dunia penuh dengan gerakan, percampuran, kontak, interaksi serta pertukaran budaya. Dunia pada masa kini menyaksikan intensitifikasi ketergantungan antara ekonomi, politik, kebudayaan, dan ekologis. Secara mendasar globalisasi membuat suatu pengaturan kembali tentang ruang dan waktu yang merupakan suatu entitas manisfestasi yang datang dari luar negeri.  Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki wilayah terluas didunia, dan salah satu karakteristiknya memiliki wilayah geografi yang terdiri dari puluhan ribu pulau besar dan kecil, dan penduduk yang mencapai 270,6 Juta. Tersusun dari berbagai etnik yang secara aktual memiliki perbedaan. Tentunya setiap daerah di Indonesia memiliki latar belakang suku dan kebudayaan y

Ganjar Pranowo dan Tragedi Rustriningsih

Gambar
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ganjar Pranowo/foto: istimewa  DITENGAH  gegap-gempita pemberitaan seputar persaingan Ganjar Pranowo dan Puan Maharani, saya teringat sosok Rustriningsih. Dia perempuan pertama dari PDI Perjuangan yang menjadi kepala daerah di awal reformasi. Berbeda dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang kadang meledak-ledak, Rustriningsih tampil lebih tenang. Di balik keanggunannya itu, dia menorehkan sejumlah prestasi. Perempuan kelahiran 3 Juli 1967 itu sukses membawa PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kebumen dari Rp 6 miliar menjadi Rp 23 miliar dalam waktu 3 tahun. Membangun berbagai infrastruktur jalan, jembatan, hingga pendidikan. Untuk membiayai pendidikan, dia dikabarkan pernah menggadaikan SK bupatinya, dan laku Rp 100 juta. Badan dunia untuk bidang Ekonomi Asia-Pasifik menganugerahinya Outstanding Woman in Local Government Certificate of Recognition pada 2001. Dia juga menjadi finalis Stockholm Challenge's Award (Pemanfaatan IT Unt

Petrus, Bertato Saja Sudah Cukup untuk Dijadikan Alasan Pembunuhan.

Gambar
Oleh Bonnie Triyana SUATU malam di bulan Juli 1983, mobil Toyota Hardtop yang dikemudikan Bathi Mulyono baru saja melintasi jalan Kawi, Semarang ketika dua motor menyalip kencang dan “dor..dor..” suara pistol menyalak. Dua peluru menembus mobil. Nasib naas masih jauh dari hidupnya. Bathi menginjak pedal gas dan melesat menembus kegelapan malam. Sang penembak pun kabur entah ke mana. Sejak malam itu Bathi menghilang. Dia tak pulang ke rumah kendati istrinya, Siti Noerhayati, tengah hamil tua. Bathi memutuskan untuk menyembunyikan dirinya dari kejaran operasi pembasmian preman yang kerap disebut “Petrus” atau Penembakan Misterius. Sejak pertengahan 1983 Bathi hidup nomaden dan bersembunyi di Gunung Lawu. Dia baru berani turun gunung pada 1985, setelah Petrus mereda. Nasib Bathi masih mujur. Ribuan orang yang dituduh preman mati tanpa proses peradilan. Bathi Mulyono bukan sembarang preman. Dia ketua Yayasan Fajar Menyingsing, organisasi massa yang menghimpun ribuan residivis dan pemuda di

Abdul Haris Nasution Serdadu Melek Literasi

Gambar
Abdul Haris Nasution/foto: istimewa  JIKA bicara soal serdadu yang melek akan dunia literasi, maka pikiran kita pasti akan tertuju pada Jenderal Abdul Haris Nasution. Seorang militer angkatan 45 yang tak terkalahkan dalam hal menulis buku. Kurang lebih 11 jilid buku dan beberapa jilid memoar berhasil ditulisnya, ia juga menulis sejarah militer Indonesia.  Selain A.H.Nasution ada pula serdadu yang gemar akan literasi, Mayor Jenderal Suhario Padmodiwiryo alias Hario Kecik. Ia dikenal sebagai Jenderal yang telah menulis berjilid-jilid buku Pemikiran Militer dan beberapa jilid Memoar Hario Kecik. Namun yang membedakan Hario Kecik dari Nasution adalah ia menulis sejumlah novel sejarah dan skenario film. Selain itu, Hario Kecik juga sangat blak-blakan menulis dirinya dan kolega-kolega seperjuangannya. Maklum, bagaimanapun Hario Kecik adalah Arek Suroboyo. Pria kelahiran Surabaya pada 12 Mei 1921 tak pernah ragu dalam menulis hal-hal miring tentang koleganya. Sebagai contoh, dalam Memoar Har

I Maret Arti Penting Sejarah Indonesia

Gambar
Monumen Serangan Umum 1 Maret, titik nol kilometer Jogja/foto: istimewa  1 Maret memiliki arti penting bagi sejarah Bangsa Indonesia. Sebab, pada 1 Maret 1949 sebuah peristiwa yang disebut serangan umum terhadap Kota Yogyakarta, membuka mata dunia tentang keberadaan negara Indonesia di forum internasional. Peristiwa heroik ini dimulai saat  19 Desember 1948, Belanda mengkhianati perjanjian damai Renville dengan melancarkan Agresi Militer Belanda II. Dalam Agresi Militer ini,  Belanda berhasil menaklukan ibukota Yogyakarta dan menangkap pemimpin-pemimpin pemerintahan Republik Indonesia.  Serangan Umum 1 Maret merupakan bentuk pembalasan bangsa Indonesia terhadap tindakan sewenang-wenangan pemerintah Belanda di Yogyakarta. @imandiwahyudi

Tidak Hanya Bagi Warga Pemalang, Mas Akur Pantas Jadi Inspirasi Dunia

Gambar
Mas Akur/foto: Uripto GD Laporan: Uripto GD Kegigihan  dan kemandirian seseorang dalam berkarier dan berusaha khususnya manusia normal saja kadang mampu menginspirasi kita semua untuk lebih semangat dan berusaha dalam menggapai cita cita. Apalagi bila kita lihat sosok remaja penyandang distabilitas seperti mas Akur warga Kelurahan Mulyoharjo Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang, tepatnya sekitar jalan Ahmad Yani selatan. Akur, remaja yang lahir pada tanggal 27 Februari 2000 ini sudah sejak kecil menyandang distabilitas pada kedua kakinya sehingga tidak bisa berjalan normal. Bagi masyarakat Pemalang dan sekitarnya, khususnya bagi yang sering lewat baik di seputar jalan Ahmad Yani atau jalan Pemuda serta kawasan Sirandu mungkin tidak asing melihat sosok remaja yang satu ini bersama kursi rodanya yang semakin sulit di gerakan. Pengguna jalan banyak yang melihat, namun seakan luput dari perhatian kita semua. Penulis sendiri sudah saling mengenal dengan mas Akur sejak lama namun baru kali

Wartawan yang Terlupa

Gambar
Wartawan ternama di zamannya. Namun, namanya terlupa di tengah deretan tokoh pers dan literasi Indonesia. Oleh Nur Janti  Jagat literasi dan jurnalistik tanah air telah lama melahirkan nama-nama hebat. Namun, tak semua populer. Siti Danilah Salim, misalnya. Meski sama-sama aktif menulis dan berjuang, namanya tak setenar kakak kandungnya, Agus Salim. Danilah adalah anak ke-10 dari 12 bersaudara. Pendidikan dasarnya dilakukan di Europesche Lagere School Riau. Dari sana dia lalu melanjutkan ke Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (setingkat SMP) di Medan. Setelah menyelesaikannya, umur 17 tahun dia bekerja di Kantor Pos dan Bea Cukai. Danilah menikah tahun 1920 dengan seorang pegawai tambang minyak. Dia lalu mengikuti suaminya ke Kalimantan dan Semarang. Kecintaan Danilah pada dunia literasi bermula ketika dia bekerja sebagai juru koreksi di Percetakan De Evolutie, perusahaan pribumi yang mendapat subsidi pemerintah kolonial. Kala itu usianya baru 20 tahun. Satu per satu naskah dia teliti, set

Hasil Rangkuman LPDS Virtual Class "Wartawan Dalam Bayang-Bayang Kekerasan Sepanjang 2020 dan Prospek 2021"

Gambar
Oleh: Ade Wahyudin dan Ahmad Djauhar  Untuk mengetahui sejauh mana kemerdekaan pers sebagai implementasi demokratisasi, Dewan Pers menggelar Survei Indeks Kemerdekaan Pers (IKP). Melalui IKP, ditemukan sejumlah tantangan dan capaian kemerdekaan pers secara partikular terjadi di masing-masing provinsi. Selama 2020, setidaknya terjadi 53 kasus kekerasan. Jenis kekerasan terbanyak berupa kekerasan fisik, perusakan alat atau data hasil liputan, dan ancaman kekerasan atau teror. Media hendaknya menangani kasus tersebut sesuai dengan aturan yang tertuang dalam UU Pers. The International Press Institute (IPI) mencatat terjadi 421 pelanggaran kebebasan pers selama pandemi Covid-19 di berbagai negara. Para korban di antaranya, 99 wartawan, 12 pers mahasiswa, dan 6 media. Rata-rata dari mereka mendapat serangan digital berupa doxing, peretasan, intimidasi, dan pesan spam. Untuk menguranginya, para korban perlu memerhatikan aspek hukum berupa bentuk informasi, proses mendapatkan informasi, proses

Hanya 5,79 Persen Luas IPPKH Tambang di Kalsel

Gambar
SECARA umum, luas total kawasan hutan di Provinsi Kalimantan Selatan adalah kurang lebih 1.664.000 Ha, dimana seluas kurang lebih 950.800 Ha merupakan kawasan hutan lindung dan produksi. Penggunaan kawasan hutan untuk kegiatan di luar sektor kehutanan guna mendukung pembangunan, dilakukan melalui Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Data IPPKH aktif di Provinsi Kalsel sampai dengan tahun 2020 ada sebanyak 93 unit dengan luas kurang lebih 56.243 Ha (5,92 % dari luas kawasan hutan lindung dan hutan produksi), yang terdiri dari IPPKH Non Tambang (pembangunan jalan umum, jalan tol, dan jaringan komunikasi) sebanyak 6 unit dengan luas kurang lebih 1.165 Ha dan IPPKH pertambangan (Batubara, Bijih Besi dan Galian C) sebanyak 87 unit seluas kurang lebih 55.078 Ha (5,79 % dari luas kawasan hutan lindung dan hutan produksi). Dari 87 unit IPPKH Pertambangan eksisting di Kalsel, sejumlah 55 unit IPPKH dengan luas kurang lebih 43.744 Ha, terbit sebelum 20 Oktober 2014 (30 unit IPPKH seluas 19.2

Meraih Cinta Allah Melalui Dzikir Malam Sebelasan Ismul A’dzom Wirdul Muntaha Pengikut Syekh Abdul Qadir Jailani

Gambar
Dzikir Malam 11an Ismul A’dzom Wirdul Muntaha yang berpusat di Pesantren Pesulukan Al-Linglung akan digelar Sabtu malam Ahad, 23 Januari 2021 pukul 19.30 WIB di Perumahan Griya Paoman Asri Jln.Kemang No.3-4 Blok D/4 RT 03 RW 06 Kelurahan Paoman Kec/Kab Indramayu/foto: istimewa DZIKIR Malam 11an Ismul A’dzom Wirdul Muntaha yang berpusat di Pesantren Pesulukan Al-Linglung (eling dan minta tulung kepada Allah SWT), yang akan di gelar Sabtu malam Ahad, 23 Januari 2021, pukul 19.30 WIB di Perumahan Griya Paoman Asri Jln.Kemang No.3-4 Blok D/4 RT 03 RW 06 Kelurahan Paoman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Kode Pos 45211. Bagi para Ikhwan ‘Asho Sulthon panggilan para pesuluk di Pesantren Pesulukan Al-Linglung, merupakan ajang mendekatkan diri kepada Allah dan bersholawat kepada Rasulullah serta meraih barokah, baik berupa pahala kebaikan, sekaligus untuk muhasabah diri dan membuang sampah jiwa/batin/akal/pikiran  karena sekian lama bergelut mengejar dunia. Kanjeng Abah KH Tasbih Jati

343 Brekat Walimah (Kado Dina Dadine Kabupaten Brebes)

Gambar
Daning: Atmo Tan Sidik Lamon sampeyan mung pan ceramah  Wong kene saben dina wis pada kuliyah Kuliyah subuh, kuliyah dhuha, kuliyah pitung menit Lamon sampeyan mung pan pidhato Wong kene wis arang sing bisa dibebodho Lamon sampeyan mung pan gorohan  Wong kene wis paham makna layangan Lamon sampeyan mung pan hah-hoh Wong kene ora gelem ‘wah’, luruhe ‘woh’ Kiye ana kyai lagi mulang Bab makna walimahan “Yen ngaji nggo luruh pinter … … jamaah nggo luruh bener” Mulang bab ayat kauniyah “Maknane manggis  … umpamane duren Semono uga dondong sem Rambutan, kesemek, Luwih-luwih maknane klapa ijo” Nang ngarepe 343 wong sing padha walimah  Kyaine pesen: “Yen pengin dadi banyu,  Dadiya banyu klapa ijo, sing miline mendhuwur” “Yen pan dadi kertas,  Dadiya layangan, sing eben menangan … Kapan narik, kapan ngulur kudu brayan,  Benange kudu nganggo gelasan sing temenan” Karo sinau galur silsilahe Nabi Khidir Kyai pesen: “Sing imbang anggon mikir karo zikir” Eben wong pesisir ora kesingkir, Nyambut gawe