Selamat Datang!

Pelayanan Memusakan, PDAM Kota Tegal Raih Penghargaan

Walikota Tegal KMT Hj Siti Masitha Soeparno bersama Plt Direktur PDAM Kota Tegal Sugiyanto, ST MT menunjukan Penghargaan The Best PDAM Service and Customer Satisfaction Of The Year 2016/ foto: Humas Kota Tegal
TEGAL- PDAM Kota Tegal meraih penghargaan The Best PDAM Service and Customer Satisfaction Of The Year 2016. Penghargaan diterima langsung oleh Plt Direktur PDAM Kota Tegal pada acara Indonesia Most Recommended Award 2016 yang diselenggarakan di Sari Pan Pacific Hotel Jakarta, belum lama ini.

Walikota Tegal KMT Hj Siti Masitha Soeparno mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap prestasi yang diraih PDAM Kota Tegal. Dikatakan Walikota, pada tahun 2017-2018 PDAM mempunyai program yang menargetkan seluruh warga Kota Tegal akan segera mendapatkan layanan air bersih. Terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Program inilah yang menjadi salah satu kategori penilaian dalam penghargaan Indonesia Most Recommended Award 2016 yang diselenggarakan beberapa waktu lalu di Jakarta. Hal ini menjadi puncak pencapaian PDAM setelah sekian tahun belum menunjukan eksistensinya. Tahun 2016 menjadi tahunnya PDAM menunjukan itu,” ungkap Walikota..

Sementara itu Plt Direktur PDAM Kota Tegal Sugiyanto, ST MT mengatakan, pada umumnya di Indonesia sekitar 20 persen PDAM masuk dalam kategori tidak sehat atau kurang sehat. Namun PDAM Kota Tegal masuk dalam kategori sehat. Hal ini dikarenakan mulai tahun 2015 PDAM Kota Tegal sudah membuahkan laba setelah ditahun-tahun sebelumnya mengalami kerugian.

Selain membuahkan laba, masih kata Sugiyanto, cakupan layanan PDAM Kota Tegal yang  sebelumnya hanya 15 ribu Sambungan Langsung (SL), di tahun 2016 sudah mencapai 21 ribu SL. Hal ini menunjukan dari 30 persen cakupan layanan masyarakat yang diraih pada tahun 2015, di akhir tahun 2016 sudah mencapai 55 persen cakupan layanan masyarakat.
“Sehingga harapannya ditahun 2018 sampai 2019, 85 persen masyarakat Kota Tegal sudah dapat menikmati layanan PDAM. Sisa debit air yang ada akan dilaksanakan pengembangan untuk mencapai 85 persen,” imbuhnya.

Lebih jauh dijelaskan, terkait peningkatan pelayanan masyarakat, pihaknya akan terus mengupayakan peningkatan layanan semaksimal mungkin. PDAM juga menggarap wilayah-wilayah pengembangan sambungan baru, meliputi Kecamatan Tegal Selatan, Margadana dan Tegal Barat. Untuk sambungan-sambungan baru, Pemkot Tegal tahun 2016 telah membangun jaringan distribusi bagi tiga kecamatan tersebut.

“Selanjutnya di tahun 2017 juga akan dilakukan pembangunan yang sama meliputi sebagian wilayah Kecamatan Tegal Timur dan melanjutkan Tegal Selatan serta Margadana,” lanjutnya.
Ditambahkan, hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Tengah terhadap PDAM Kota Tegal, bahwa pada akhir tahun 2015 berdasarkan audit BPK sudah membubuhkan predikat keuangan dalam kondisi sehat, dan PDAM telah mampu memberikan laba sebesar Rp 5,8 miliar.(humas/didik yuliyanto)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com