Selamat Datang!

Tampung Aspirasi Bawahan, Kepala BNN Temui Stafnya

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) lakukan kunjungan kerja dan tatap muka bersama seluruh staf BNNP Sulawesi Selatan/foto: Humas BNN
MAKASAR- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Heru Winarko tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dan disambut oleh Kepala BNN Provinsi Sulawesi Selatan, Mardi Rukmianto beserta jajarannya dan Direktur SDM PT Pelabuhan Indonesia IV (Pelindo IV), M. Asyhari, Kamis, (24/5).

Kehadiran Heru Winarko di kota yang dulunya dijuluki sebagai kota perdagangan ini, dalam rangka kunjungan kerja dan tatap muka bersama seluruh staf BNNP Sulawesi Selatan. Kunjungan Heru, memberi harapan bagi seluruh staf BNNP untuk dapat menyampaikan aspirasinya langsung oleh pimpinan tertinggi lembaga pemerintah ini.

Dalam pertemuannya, Heru membuka kesempatan bagi seluruh staf BNNP Sulawesi Selatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang menjadi hambatan dalam menjalankan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah Sulawesi Selatan.

Pada kesempatan ini, Kepala BNNP Sulsel, Mardi Rukmianto menyisipkan beberapa capaian kinerja, dan permasalahan narkoba yang terjadi di kawasan Sulawesi Selatan. Mardi menyampaikan bahwa penegakan hukum penyalahgunaan narkoba di Provinsi Sulawesi Selatan ini masih belum efektif. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya angka penyalahguna narkoba tahun 2017 mencapai angka 21.961 jiwa dan 19.514 bandar yang berhasil diamankan di Provinsi Sulawesi Selatan. Angka tersebut meningkat dari tahun 2016 yakni 15.869 jiwa penyalahguna dan 12.423 bandar narkoba.

Tak hanya membeberkan angka jumlah bandar dan penyalah guna, Mardi juga memaparkan berbagai kendala yang terjadi di bidang rehabilitasi dan pencegahan. Terbatasnya anggaran rehabilitasi, menyulitkan pihaknya untuk menjemput pecandu narkoba di pelosok. “Rehabilitasi di pelosok kami akali dengan membangun pojok desa konseling dibeberapa daerah”, ujarnya.

Keterbatasan jumlah anggota Polri dan ASN juga diakui Mardi menjadi kendala dalam menjalankan program P4GN di Sulawesi Selatan. “Jumlah kabupaten kami puluhan, sementara BNNK baru ada 3, padahal pihak Pemda sangat antusias dengan adanya program P4GN BNN di tingkat kabupaten/kota," tambah Mardi.

Sebagai Kepala BNN, Heru Winarko menanggapi berbagai keluhan dari bawahannya secara bijaksana. Menurut Heru, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya pengembangan. “Semua sudah kami upayakan, tapi semua itu butuh proses," kata Heru.

Heru berpesan kepada seluruh anggota BNNP untuk tetap semangat dan tetap berupaya menciptakan Sulawesi Selatan dari penyalahgunaan narkoba, mulai dari diri sendiri dan lingkungannya. “Rekan rekan harus terus semangat, dan mulai menjaga ini (penyalahgunaan narkoba) dari diri sendiri dan lingkungan masing-masing,” ujar Heru diakhir pertemuan dengan para stafnya.

Rencananya, Kepala BNN akan melanjutkan kunjungan kerja di Sulawesi Selatan dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman antara BNN dengan PT Pelindo IV di Kantor Pelindo IV, Kota Makassar.
Hal ini sebagai bentuk bahwa pihaknya berupaya untuk menjembatani kerjasama BNN Provinsi Sulawesi Selatan dengan berbagai pihak, dalam hal ini PT Pelindo IV. Dengan harapan, kerjasama ini akan menjadi jalan bagi BNN maupun BNNP untuk terus meningkatkan upaya P4GN di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.(Humas BNN)


Share this post :

Berita Populer

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com