Selamat Datang!

SMK Negeri Jateng Lulus 100 Persen, 60 Persen Langsung Dapat Kerja

SMKN Jawa Tengah kembali gelar Wisuda Prasetya Alumni Angkatan II tahun 2018 dengan jumlah kelulusan tahun ini 100 persen/foto: rita


SEMARANG- Sekolah boarding school milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, SMK Negeri Jawa Tengah kembali menggelar Wisuda Prasetya Alumni Angkatan II pada Kamis (7/6) di Kampus SMK N Jateng Jl Brotojoyo Nomor 1 Semarang. Seperti tahun sebelumnya, jumlah kelulusan tahun ini sebesar 100 persen.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo dalam laporannya menyampaikan, pada tahun ini total siswa yang lulus dari sekolah rintisan Pemprov Jateng sebanyak 236 siswa (100% lulus). Jumlah tersebut terdiri dari 118 siswa dari SMK Negeri Jawa Tengah Semarang, 48 siswa dari SMK Negeri Jawa Tengah Pati, dan SMK Negeri 3 Purbalingga sebanyak 70 siswa. Dari total itu, 6 anak meraih nilai sempurna (100) untuk mata pelajaran matematika dan Bahasa Indonesia.

Mereka yang meraih nilai sempurna adalah Esti Istiana Wardani (Bahasa Indonesia), Yuni Purwatiningsih (Bahasa Indonesia), Muhammad Choirul Afrizal (Matematika), Khofifah Dian Pratama (Matematika), Aslima Rose (Matematika), dan Anggih Pramono (Matematika).

Dilaporkan pula oleh Gatot, sebanyak 60 persen lulusan sudah diterima bekerja. Sementara sisanya 4 persen melanjutkan pendidikan, 19 persen proses seleksi industri, 17 persen proses seleksi pendidikan tinggi, 1 persen wirausaha dan mendaftar TNI.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP yang menjadi inspektur upacara wisuda ikut berbahagia atas prestasi dan kelulusan mereka. Dia menyampaikan, keterserapan para siswa di dunia kerja tahun ini meningkat 20 persen dibanding tahun lalu.

"Keterserapan alumni angkatan II sangat memuaskan karena 60 persen atau 141 siswa sudah bekerja di dunia industri. Hasil ini meningkat 20 persen dibanding tahun lalu yang baru terserap 40 persen. Selain itu, 9 siswa sudah diterima di perguruan tinggi negeri dengan beasiswa bidikmisi, 44 anak sedang proses mendaftar kerja, 40 anak sedang mendaftar di perguruan tinggi, 1 siswa mendaftar TNI dan 1 siswa memilih jalur wirausaha," papar dia

Sekda berharap, proses pembelajaran yang ditekankan pada pendidikan karakter dan berbagai keterampilan bisa menjadi bekal mereka dalam menghadapi persaingan di dunia kerja.

Pendidikan karakter yang ditekankan dalam proses belajar mengajar, mendapatkan respon positif dari dunia industri. Sejumlah perwakilan dari dunia industri yang dihadirkan dalam wisuda siswa SMK N Jawa Tengah, antara lain New Armada, PT PAMA, dan PT Kubota, mengakui faktor attitude menjadi pertimbangan utama diterima dalam rekrutmen.
(rita/puji)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com