Selamat Datang!

Komando Singgah di UPS Tegal

Konsolidasi Mahasiswa Nasional (Komando) Indonesia menyempatkan singgah di UPS Tegal/foto: istimewa
TEGAL- Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (KOMANDO) yang dalam perjalanannya melakukan long march Jakarta-Yogyakarta, singgah sejenak di Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Kamis (30/8).

Komando yang diprakarsai oleh Surya Hakim Lubis dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), tiba di Rektorat UPS Tegal pukul 10.00 siang. Mereka disambut oleh jajaran BEM dan  Rektorat UPS Tegal.

Surya yang juga sebagai ketua rombongan mengemukakan, Komando merupakan wadah bagi mahasiswa yang mengalami kegelisahan terhadap ancaman ideologi pancasila. Kegelisan tersebut sudah harus diatasi, karena berpotensi akan merusak keutuhan NKRI.

Untuk itulah, masih kata Surya, Komando melakukan long march dengan berjalan kaki guna mendapatkan dukungan dan perhatian masyarakat, agar gerakan tersebut dapat menyebar luas.

"Pancasila harus diletakan sebagai hierarki tertinggi dalam tatanan dan sistem kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Surya dalam orasinya.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UPS Tegal, Dr Fajar Arisadewo MH dan jajaran BEM sampaikan apresiasi/foto: istimewa

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UPS Tegal, Dr Fajar Arisadewo MH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para mahasiswa yang masih memiliki egosentris ideologi kebangsaan, yang sekarang ini sudah mulai luntur.

"Gerakan mahasiswa biasanya terjebak dalam hal-hal yang berkaitan dengan politik praktis seperti perubahan kebijakan, kesenjangan sosial dan sebagainya. Namun Komando memiliki identitas ideologi yang sangat baik sebagai suatu pergerakan," terang Dr Fajar.

Sementara itu, Wakil ketua rombongan, M Muhayat Mustadapin dari Univesitas Surya Kencana Cianjur mengungkapkan, jumlah rombongan tediri atas 10 orang, 9 mahasiswa dan 1 orang petani yang berasal dari Lebak Banten.

Keikutsertaan Lamudin, seorang petani tersebut berawal dari pendampingan hukum yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa, dalam kasus penggusuran lahan pertanian di Lebak Banten.

"Sejak saat itu, beliau aktif ikut dalam gerakan yang diadakan oleh Komando," ujarnya.
Komando berasal dari aliansi mahasiswa di sekitar Jakarta dan Jawa Barat/foto: istimewa

Muhayat juga menambahkan, bahwa anggota Komando berasal dari aliansi mahasiswa di sekitar Jakarta dan Jawa Barat. Mereka memulai perjalan dari Jakarta dari tanggal 30 Juli 2018. Sejak saat itu mereka long march berjalan kaki dan menyinggahi kampus yang mereka temui untuk berorasi.

Kegiatan long march direncanakan akan di seleasaikan di Yogyakarta dengan tujuan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Mereka berharap dengan kegiatan ini masyarakat dapat mendalami nilai-nilai luhur pancasila sebagai dasar kehidupan bermasyarakat. (didik)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com