Selamat Datang!

Yonif 407/PK Perkuat Mahasiswa Baru PHB Tegal dengan Pendidikan Karakter

Kegiatan pendidikan karakter mahasiswa baru PHB Tegal dilaksanakan selama tiga hari di Yonif 407/PK (foto: Yonif 407/PK)
SLAWI- Bertempat di Lapangan Mako Yonif 407/PK, kegiatan Pendidikan Karakter mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019 Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal secara resmi dibuka oleh Wakil Direktur 1 Politeknik Harapan Bersama, Arfan Hakiki Sulasmono MKom yang ditandai dengan penyematan pita kepada pelatih dan tanda peserta untuk mahasiswa baru, Sabtu (08/09).

Hadir dalam acara pembukaan kegiatan pendidikan karakter yakni Komandan Yonif 407/PK Mayor Inf Anta Sihotang S Sos, Ketua Yayasan Harapan Bersama Khafdillah MS SKom MH, Wakil Direktur 2 Sunandar SE MSi Ak CA, Wakil Direktur 3 Umi Baroroh MKes, seluruh Kepala Program Studi dan Kepala Unit di lingkungan PHB Tegal serta Ketua Panitia, M Taufik Qurohman MPd.

Kegiatan Pendidikan Karakter yang diselenggarakan dalam 3 hari kedepan diikuti oleh 990 mahasiswa baru. Selama mengikuti pelatihan untuk peserta didik akan dibekali dengan materi Wawasan Kebangsaan, PBB, Jiwa Korsa, Out Bond, Pentas Seni dan Renungan Malam. Untuk membangkitkan semangat dari peserta, diakhir kegiatan sebelum acara penutupan akan diadakan lomba PBB dan Yel-yel antar kelompok yang sudah ditentukan.

Dalam sambutannya, Arfan Hakiki Sulasmono menyampaikan rasa syukurnya atas nikmat dari Allah SWT, sehingga dapat berkumpul melaksanakan kegiatan Pendidikan Karakter dan rasa terima kasih tiada terkira kepada pihak Yonif 407/PK atas kerjasama yang sudah terjalin, sehingga dapat terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap semoga kegiatan ini akan terus berlangsung, sinergi akan semakin baik dan ada peningkatan untuk hasil yang akan didapatkan.

"Mahasiswa baru adalah mahasiswa yang siap untuk menuju ke era revolusi industri four point zero. Kami mengharapkan kegiatan yang hanya dilaksanakan selama 3 hari ini, mampu membawa mahasiswa baru untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, proses pembelajaran dan melaksanakan tri darma serta membuat sebuah inovasi-inovasi baru untuk kemajuan PHB, masyarakat sekitar dan lebih jauh lagi untuk bangsa Indonesia," terangnya.

Lebih lanjut, Pendidikan kartakter ini di jadikan sebagai sebuah start point bagi mahasiswa baru untuk menentukan tujuan dari kuliah di PHB Tegal. "Niatkan bahwa kita siapkan mahasiswa ini dengan kegiatan-kegiatan untuk membentuk mahasiswa agar lebih santun, beraklak mulia serta mampu menghormati orang tua disekitar kita, ini adalah poin penting," tuturnya.

Hasil yang di dengung-dengungkan sebagai sesuatu yang paling utama tidak ada artinya, apabila akhlak mulia dan nilai-nilai dasar dari pendidikan itu sendiri terlupakan. Maka dengan ini, semangat dari Politeknik Harapan Bersama dengan motto DJITU (Disiplin Jujur Ilmu Taqwa dan Ulet) agar senantiasa dapat melekat hingga nanti mahasiswa selesai menempuh pendidikan.

"Dan pada kesempatan kali ini, kami dari Politeknik Harapan Bersama menyerahkan 990 mahasiswa baru untuk bisa belajar, menimba ilmu, memahami konsep kehidupan, memahami konsep sosial dan konsep tentang akhlak mulia serta kedisiplinan yang akan dibantu oleh para pelatih dari Yonif 407/PK. Semoga kegiatan ini akan membawa banyak manfaat dan nilai-nilai positif yang akan bisa dirasakan, baik dalam waktu dekat hingga selesai di dunia nanti," terangnya.

Hal senada disampaikan Wakil Komandan Yonif 407/PK. Menurutnya, karakter merupakan nilai-nilai dari perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia sebagai mahluk sosial, lingkungan dan kebangsaan yang terwujud dalam sikap, perasaan, pikiran, perkataan dan perbuatan yang didasarkan pada norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya dan adat istiadat.

"Bagi manusia sangat penting untuk mendapatkan pendidikan karakter, hal ini bertujuan untuk memperkuat sifat terpuji dan akhlak mulia bagi mahasiswa baru Politeknik Harapan Bersama sebagai peserta didik," tandasnya.

Ditegaskan, bahwa kepandaian dibidang pendidikan saja tidak cukup, apabila tidak dibekali dengan moral dan karakter yang kuat, agar saat mahasiswa terjun di lingkungan masyarakat nanti tidak terjadi penyalahgunaan ilmu yang dipelajari selama pendidikan. (Yonif 407/PK)

Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com