Selamat Datang!

Meriahkan HUT Brebes, Karangsari Gelar Nobar Film Barikan

Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH turut menghadiri acara nobar film Barikan di Balaidesa Karangsari Kec Bulakamba dalam rangka memeriahkan HUT Brebes ke-341/foto: dinkominfotik
BREBES- Kemeriahan Hari Jadi ke-341 Kabupaten Brebes, tidak hanya di perkotaan saja, tetapi juga terasa hingga ke desa. Seperti yang terlihat di Desa Karangsari Kecamatan Bulakamba, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Brebes, desa ini menggelar nonton bareng (Nobar) film dokumenter Barikan di halaman Balaidesa setempat, Selasa (15/1).

“Sengaja kami menggelar nonton bareng (nobar) film dokumenter Barikan, yang bercerita tentang tradisi meminta hujan, desa tersebut,” ujar Ketua Panitia Hari Jadi Brebes, Agus Asy’ari disela kegiatan.

Agus berharap, masyarakat bisa bergembira sekaligus bisa mengambil inti sari dari kegiatan pemutaran film tersebut. Barikan, digarap warga setempat dari sutradara hingga pemainnya. Ini film yang merupakan kreasi warga Karangsari sendiri.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH melalui Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH turut menghadiri acara nobar bersama masyarakat. “Saya sangat bangga dengan kemeriahan Hari Jadi ke 341 Brebes hingga ke Desa Karangsari. Terlebih dapat menampilkan film dokumenter tradisi masyarakat Kabupaten Brebes,” ungkap Narjo.

Tidak hanya nobar film Barikan, masyarakat juga disuguhi hiburan lain yaitu hadroh, musik dangdut dengan panggung sederhana. Sementara di sisi kanan dan kiri panggung terdapat kerajinan tangan yang terbuat dari daur ulang limbah kayu material dan limbah plastik, berupa perahu layar dan bunga plastik.

Film Barikan, kata Narjo, dapat mengingatkan kembali bahwa Kabupaten Brebes memiliki tradisi leluhur yang perlu dilestarikan. “Saya sangat mengapresiasi atas digelarnya nobar, terlebih digelar di tingkat desa dan dikemas dengan penampilan kreatifitas para pemuda,” ujar Narjo.

Narjo juga mengajak di moment Hari Jadi Kabupaten Brebes, untuk lebih meningkatkan semangat bergotongroyong. “Sesuai tema Brebes Paseduluran, kita tingkatkan rasa persaudaraan, guna memperkokoh jiwa persatuan dan kesatuan juga menggelorakan kembali budaya kebersamaan, gotong royong, bebrayan, sebagai sesama wong brebes,” ajak Narjo.

Senada, Koordinator acara, Makhfudin menuturkan konsep peringatan Hari Jadi Kabupaten Brebes di desanya merupakan sebuah gotong royong yang disajikan dalam ekonomi kreatif para pemuda.

“Jadi di desa kami, ada tempat ngumpulnya kreatifitas pemuda, namanya Griya Kriya. Di dalamnya ada kreatifitas dalam seni musik, seni kerajinan tangan dan multimedia,” ucap Makhfudin.

Dalam kesempatan tersebut, ketiga kreatiftas warga tersebut ditampilkan mulai dari pentas musik, pameran kerajinan tangan dan sebuah karya film pendek berdurasi tentang tradisi meminta hujan. “Kami coba tampung semua kreatifitas warga dan malam ini kita tampilkan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Brebes,” tambah Makhfudin.

Dijelaskannya, memang sebagai besar warga bekerja sebagai petani, namun ada beberapa warga Desa Karangsari yang bekerja di dunia perfilman, sinetron, periklanan, dan pembuatan profil.  “Penampilan film dokumenter Barikan merupakan bukti warga Desa Karangsari mampu berkreasi di bidang multimedia,” tandasnya.

Tradisi Barikan, kata Makhfudin, tradisi ini sudah lama ada di Desa Karangsari kurang lebih usianya 100 tahun. Tapi pada kurun waktu 10 tahun terakhir tidak dimunculkan, sebab tradisi ini hanya ada ketika kemarau panjang melanda.

Turut menyaksikan film Jajaran Forkopimda, beberapa SKPD Kabupaten Brebes, Muspika Bulakamba, Tokoh masyarakat, serta warga sekitar. (by/wsd)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com