Selamat Datang!

HIMASI FEB UPS Selenggarakan Seminar Nasional



HIMASI FEB UPS Tegal bekerja sama dengan Pusat Kajian Keuangan Negara dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selenggarakan Seminar Nasional di Auditorium Darijoen Senoatmodjo UPS Tegal/foto: istimewa
TEGAL- Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMASI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasakti (UPS) Tegal bekerjasama dengan Pusat Kajian Keuangan Negara  dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan Seminar Nasional yang bertemakan “Literasi Keuangan Bagi Mahasiswa dan Pelaku Industri UMKM di Era Revolusi 4.0”, bertempat di Auditorium Darijoen Senoatmodjo, kampus setempat, Selasa (19/2/2019).

Acara Seminar Nasional dihadiri sekitar 300 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan peserta umum. Shodiqoh Muafiah selaku Ketua Panitia, dan Mada Syahsena sebagai Ketua HIMASI menjelaskan, bahwa program Seminar Nasional ini merupakan program kerja HIMASI yang diselenggarakan secara rutin, dengan mengambil tema yang terbarukan dan kekinian sesuai kebutuhan kondisi di masyarakat.

Dekan FEB UPS Tegal, Dr Dien Noviany Rahmatika SE MM Ak CA dalam sambutannya mengatakan, bahwa literasi keuangan dalam pelaksanaan edukasi merupakan hal penting dalam rangka meningkatkan keuangan masyarakat sangat diperlukan dalam era ekonomi saat sekarang ini sebagai dasar pengelolaan, keterampilan, dalam mengunakan produk dan jasa keuangan.

Seminar Nasional menghadirkan nara sumber Wakil Komite Tetap Infrastruktur KADIN, Febrizal Effendi dan Viktorius Donny Vika Permana selaku Kepala Sub Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK/foto: istimewa
Pembicara yang hadir antara lain Febrizal Effendi (Wakil Komite Tetap Infrastruktur KADIN), dan Viktorinus Donny Vika Permana selaku Kepala Sub Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tegal.

Viktorinus Donny Vika Permana dalam pemaparan materinya menyampaikan banyak hal, diantaranya berdasarkan survei yang dilakukan OJK  ditemukan data tingkat literasi keuangan penduduk Indonesia dibagi menjadi empat bagian, yakni; Well Leterate (memiliki pengetahuan dan keyakinan tentang lembaga jasa keuangan, termasuk fitur, manfaat dan resiko, hak dan kewajiban,serta keterampilan dalam mengunakan produk dan jasa keuangan).

Acara seminar nasional dihadiri 300 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan umum/foto: istimewa
Selanjutnya, Sufficient Literate (memiliki pengetahuan dan keyakinan tentang lembaga jasa keuangan serta produk dan jasa keuangan, termasuk fitur, mamfaat dan resiko, hak dan kewajiban terkait produk dan jasa keuangan), Less Literate (hanya memiliki pengetahuan tentang lembaga jasa keuangan, produk dan jasa keuangan), Not Literate (tidak memiliki pengetahuan dan keyakinan terhadap lembaga jasa keuangan).(*)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com