Selamat Datang!

Sambel Layah Tirus "Pecah" oleh Pendukung Dian Brayanti

Dian Brayanti, Caleg DPRD Kota Tegal Dapil Tegal Selatan Nomor urut 6 gelar sosialisasi dan konsolidasi pemenangan di warung makan Sambel Layah, Tirus Kota Tegal/foto: tio
TEGAL- Suasana acara Sosialisasi dan Konsolidasi, Caleg DPRD Kota Tegal dari Partai Gerindra Dapil I Tegal Selatan No.6, Dian Brayanti membuat warung makan Sambel Layah Tirus di Jalan Kapt Sudibyo Kota Tegal, Kamis (11/4/2019) "Pecah".

Pasalnya, kegiatan sosialisasi dan konsolidasi Caleg Partai Gerindra, Dian Brayanti bersama Caleg DPR RI No Urut 1 Mohammad Hekal, sangat penuh peserta undangan (pendukung), sehingga warung tersebut penuh sesak hingga banyak diantara undangan yang tidak kebagian tempat.

Dian Brayanti, dalam sambutannya menyampaikan, maksud dan tujuan mengundang masyarakat, khususnya Dapil I Tegal Selatan, yakni untuk memberikan sosialisasi bagaimana teknis dan cara mencoblos yang benar.

Menurutnya, karena masih banyak warga masyarakat khususnya orang tua (lansia) yang tidak tahu cara pencoblosan yang berbeda dengan sebelumnya.

"Itu karena teknis atau cara pencoblosan sekarang berbeda dengan sebelumnya. Yang sekarang untuk caleg hanya terdapat no urut dan nama saja, namun berbeda dengan calon presiden, yakni terdapat gambar/foto dan nama," terang Dian.

Masa pendukung Caleg Dian Brayanti "pecah" hadiri acara sosialisasi dan konsolidasi/foto: tio
Selain sosialisasi, Dian juga mengajak masyarakat menuju perubahan untuk Indonesia lebih maju. Hal tersebut dikandung maksud, supaya masyarakat tidak salah dalam memilih para calon, baik itu presiden maupun calon legestifnya (wakil rakyat).

"Jangan lupa, jika mencoblos Caleg DPR RI di gambar kertas yang ada warna kuningnya, tetapi untuk Caleg DPRD Kab/Kota kertas yang ada warna hijau. Jadi jangan salah pilih, coblos Mohammad Hekal, DPR RI No Urut 1 Partai Gerindra kertas warna kuning, dan Dian Brayanti, DPRD No Urut 6, partai yang sama, kertas warna hijau," jelasnya.

Sementara, Caleg DPR RI, Mohammad Hekal yang siwakili Caleg Provinsi, Rujito dalam menambahkan, dengan adanya acara ini mudah-mudahan masyarakat semakin mengerti, paham dan menjadi cerdas dalam mengikuti Pemilu.

"Seperti pesan beliau (Mohammad Hekal), mari masyarakat belajar cerdas dan jangan sampai salah pilih/mencoblos. Apalagi biasanya menjelang pemilihan, banyak caleg melalui timnya melakukan money politik, maksudnya membagikan uang ke masyarakat dengan harapan calegnya dipilih. Istilah yang keren, yakni serangan fajar (SF)," jelasnya.

Justru, lanjutnya, kalau bisa di rumah masing-masing, masyarakat memasang tulisan, di sini menerima serangan fajar.

"Menurut saya, itu diterima saja dan itu sah-sah saja, namun masalah pilihan itu tetap di hati nurani, yakni coblos Bapak Mohammad Hekal dan Mbak Dian Brayanti," tegas Rujito.

Rujito juga menyampaikan permohonan maaf, karena Hekal tidak bisa hadir, sebab sedang ada tugas lain dan di luar kota. Namun beliau (Hekal) berpesan, pencalegan beliau dan Mbak Dian, serta khususnya Capres No 02, yakni Prabowo Sandi bakal memberikan perubahan kepada masyarakat.

"Negara akan mengurangi, bahkan jika perlu tidak akan impor, seperti, beras, jagung dan lain sebagainya. Namun jika perlu sebaliknya, kita (Indonesia) yang mengekspor ke negara lain," pungkasnya.(tio)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com