Selamat Datang!

Dialog Ngrumat Bebrayan Pelayanan Publik

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jateng Siti Farida dan Ketua PWI Jateng Amir Machmud hadiri Dialog 'Ngrumat Bebrayan' Pelayanan Publik di Jateng/foto: istimewa
SEMARANG- Media Sosial atau medsos dianggap sangat efektif sebagai media masyarakat untuk menyampaikan aduan, karena platform medsos yang sangat familiar dan digunakan oleh semua kalangan.

Hal itu disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam acara Dialog Publik "Ngrumat Bebrayan" Pelayanan Publik di Jateng, di kantor PWI Jateng, Rabu (14/8/2019).

"Kotak saran sudah ketinggalan zaman. Awalnya kita ancam sedikit, pokoknya kalau 2x24 jam nggak direspon, awas. Kamu boleh gaptek tapi kamu harus tunjuk satu asisten yang nggak gaptek," tegas Ganjar.

Sedangkan, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jateng, Siti Farida SH MH menyampaikan, saat ini ORI mengedepankan capaian tujuan yaitu bagaimana mencoba memberikan saran yang pada utamanya tetap menjaga kepercayaan publik.

"Terkait dengan laporan masyarakat, tingginya angka aduan bukan berarti terjadi banyak masalah, akan tetapi bisa saja masyarakat mulai terbuka dengan adanya pelayanan publik, pun sebaliknya," tandas Farida.

Sementara, Ketua PWI Jateng, Amir Machmud NS mengemukakan, pelayanan publik tidak lepas dari komunikasi, alur, eksekusi dan edukasi.

Menurut Amir, posisi media harus sportif namun bukan berarti memihak kepada pemerintah saja. Disiniah media harus menyampaikan laporan mulai dari eksekusi permasalahan hingga selesai.

"Sinergi inilah yang menguatkan antara masyarakat dan pemerintah," jelas Amir. (*)

Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com