Selamat Datang!

Revitalisasi Cagar Budaya "Weeskamer" di Kota Lama Ditinjau Sekjen Kememkumham RI

Sekjen Kemenkumham RI kembali tinjau pengerjaan revitalisasi kawasan kota lama Semarang/foto: istimewa
SEMARANG - Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Bambang Rantam Sariwanto bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Danan Purnomo dan Kepala Kanwil Jawa Tengah, Sutrisman kembali meninjau pengerjaan Revitalisasi Bangunan Cagar Budaya ex Weeks en Boedelkamer "Weeskamer" atau Balai Harta Peninggalan yang berada di Kompleks Kota Lama Semarang, Selasa (27/08).

Turut hadir jajaran pimti pratama, Ketua BHP dan Sekretaris serta Pejabat Pembuat Komitmen Rehabilitasi bangunan weeskamer.

Sembari menerima penjelasan dari pihak ketiga (pelaksana proyek), Bambang Rantam memantau jalannya rehabilitasi hingga ke dalam bangunan, yang hari ini difokuskan pada pembuatan daun jendela dan pintu.

Berdasarkan laporan dari pihak pengawas melalui rapat teknis yang digelar kemudian, diketahui bahwa progres pembangunan hingga Minggu ke 21 telah mencapai angka 56,33%.

Angka tersebut lebih sedikit dari target yang telah ditentukan sebelumnya, yaitu sebesar 59,63% atau 3.3% yang belum terealisasi.

Diketahui pula bahwa keterlambatan ini dikarenakan pelaksanaan kegiatan loading test yang memaksa kegiatan lainnya harus rehat sejenak.

Sementara, Sekjen menegaskan bahwa bangunan tersebut akan diproyeksikan sebagai sebuah museum atau galeri.

"Kita sepakat ini untuk area museum, dalam arti galeri. Kita sepakat galeri, saya rasa itu yang tepat," tegasnya.

"Karena kalau ini kantor, kurang cocok dengan lingkungan. Kota lama ini kan dipertahankan karena memang nilai seninya," lanjutnya.

Menurutnya, Kawasan Kota Lama sengaja dipertahankan untuk menjaga sejarah dan nuansa tempo dulu.

Bambang Rantam juga berharap bangunan ini mampu menjadi objek foto yang menarik bagi para pengunjung.

"Nanti yang kita harapkan ini menjadi bagus. Orang sering berfoto di sini," ulasnya.

Masih menurutnya, dengan banyak orang berkunjung dan berfoto pada suatu tempat, hal itu bisa menjadi parameter menariknya sebuah bangunan.

Sekjen juga berharap apa yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik, dan meminta untuk menyambut peresmian Komplek Kota Lama Semarang yang akan digelar bulan September, bagian depan bangunan bisa lebih dulu rampung.

"Kalau bisa dikejar, tanggal 12 itu bagian depan sudah selesai. Termasuk juga tampilan depan, kalau memungkinkan," harapnya. (*)


Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com