Selamat Datang!

Warga Senko Gemmpur Rayakan Mendak 2 Tahun OTT Walikota Tegal

DR Yayat Hidayat saat menyampaikan sambutan dalam acara mendak/foto: vera
TEGAL- Puluhan Masyarakat Sentral Kommando (Senko) Gemmpur yang terdiri dari mahasiswa, aktivis, akademisi, LSM, anggota dewan, pimpinan partai, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, Kamis (29/8) malam, berkumpul di Senko Gemmpur, jalan Kolonel Sugiharto, depan Stasiun Kota Tegal.

Mereka menggelar acara 'Mendak 2 Tahun OTT Sintren'. Dalam acara tersebut, Agus Slamet (Guslam), salah satu aktivis Kota Tegal menyampaikan, mendak yang digelar bukan merupakan memperingati kematian Siti Masitha, mantan Walikota Tegal secara fisik. Namun hanya sebagai simbol tertangkapnya Siti Masitha, 2 tahun lalu oleh KPK.

"Mendak ini hanya sebagai simbol tertangkap tangannya sintren (Siti Masitha), 2 tahun yang lalu. Dan tempat ini (Senko, red) merupakan petilasan sintren. Dimana berawal dari tempat masyarakat Kota Tegal melakukan perlawanan atas tindak kesewenang-wenangan kepemimpinan sintren," kata Guslam.

Untuk itu pihaknya meminta agar generasi muda dan masyarakat Kota Tegal agar tidak melakukan pembiaran terjadinya korupsi.

"Saya minta agar generasi dan masyarakat Kota Tegal kembali move on, memantau jalannya pemerintahan, memberantas dan melawan korupsi, agar preseden buruk yang pernah menimpa dua Walikota Tegal tidak terulang kembali," tegasnya.

Dikesempatan yang sama, akademisi DR Yayat Hidayat menyampaikan hal senada. Yayat berharap kedepan masyarakat yang tergabung dalam Senko Gemmpur tidak lagi turun kejalan.

"Saya berharap mahasiswa dan masyarakat Gemmpur nantinya tidak lagi turun ke jalan. Tidak perlu kepanasan dan kehausan melawan kedzoliman pemerintah. Bila dulu kita pernah mengucap Astaqfirullah hal adzim, lalu Alkhamdulillah, jangan sampai nantinya menjadi Innalillahi. Mudah-mudahan kejadian seperti dulu tidak terulang kembali. Tapi yang pasti kita harus tetap menjaga konsistensi agar Kota Tegal ini terbebas dari korupsi," tuturnya.

Sementara Khaerul Huda, mantan ASN Pemkot Tegal menyampaikan, agar pemuda dan masyarakat Kota Tegal tetap berjuang melawan korupsi. Dan tetap memantau perkembangan perkara OTT Siti Masitha.

"Meskipun saya melihat yang hadir ditempat ini sebagian wajah-wajah baru, namun saya tetap berharap perjuangan memberantas korupsi tidak pernah berhenti. Dan saya berharap agar aparat Penegak Hukum (APH) tetap melanjutkan perkara Siti Masitha, karena sampai sekarang yang tertangkap dan menjalani hukuman baru tiga," tandasnya. (ver) 
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com