Selamat Datang!

Kembali Demo, Pedagang Pasar Pagi Geruduk DPRD Kota Tegal

Pedagang Pasar Pagi Blok A Kota Tegal gelar aksi demo di Jalan Ahmad Yani Kota Tegal/foto: doc IWO
TEGAL- Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Blok A (PPBA) kembali melakukan demo di Jalan Ahmad Yani depan Pasar Pagi Kota Tegal. Aksi damai dilanjutkan 'geruduk'  Gedung DPRD Kota Tegal, Senin (4/11) siang.

Kali ini aksi para pedagang pasar pagi blok A sama dengan aksi yang sebelumnya dilaksanakan. Rencana awal para pendemo hendak menuju ke Pendopo Kota Tegal, namun pada saat diperjalan dihadang rombongan Wakil Walikota Tegal Jumadi ST yang langsung datang ke lokasi.

Wakil Walikota Tegal, Jumadi ST saat mendengar keluhan PPBA mengemukakan, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, namun menyelesaikan masalah harus dengan kepala dingin. Pihak Pemkot sedang mengkaji Perda tesebut nantinya harus dikawal bersama.

"Karena Perda tersebut merupakan produk eksekutif dan legislatif, nanti kita review bareng-bareng dan dikawal bersama," tegas Jumadi.

Terkait permasalahan oknum ASN, Jumadi berjanji akan panggil oknum tersebut. Sedang untuk pasar tiban dan parkiran, pihaknya akan berkordinasi dengan dinas terkait.

"Percayakan pada kami Insya Allah Pemerintah Kota Tegal akan menyelesaikan permasalahan yang di alami para pedagang pasar pagi blok A," janji Jumadi.

Berikut adalah tuntutan para Pedagang Pasar Pagi Blok A:
-Meminta sewa kios/konter di hilangkan.
-Tolak ASN arogan di Dinas Pasar.
-Tolak pedagang liar.
-Jadikan fungsi dan fasilitas sesuai kepentingan blok A.

Sementara terkait diatas, Ketua Komisi II DPRD kota Tegal, Ansori Faqih saat menemui perwakilan pedagang di Ruang Komisi II menyampaikan bahwa pihaknya minta waktu 2 minggu untuk mengkaji perda tersebut, dan dalam waktu dekat, atau hari Rabu 6 November 2019 akan melakukan tindak lanjut ke Propinsi Jawa Tengah menanyakan terkait Perda No.1 dan No 2 tahun 2012.

Disisi lain,  Penasehat Pedagang Pasar Pagi Blok A, Eri Sujono mengaku sangat puas dengan apa yang di lakukan hari ini. Pihaknya hanya tinggal menunggu apa yang disampaikan oleh Wakil Walikota Tegal dan Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal.

"Seandainya tidak ada perkembangan apa pun dari pihak pemerintah dan DPRD Kota Tegal terkait dengan aksi ini, kami akan mengadakan akai demo kembali secara besar-besaran," tegas Eri.  (dik)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com