Selamat Datang!

Tantangan IWO Tegal

Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Tegal saat menyiapkan berkas persyaratan SKT di Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Tegal/foto: helos
Oleh: Didik Yuliyanto

SUASANA penuh tantangan dan persaiangan adalah karunia yang membuat hidup kita menarik, lebih termotivasi dan lebih sungguh-sungguh, serta lebih banyak yang bisa kita perbuat. Semakin banyak tantangan dan kesulitan yang menghadang, berarti peluang semakin besar untuk kita dekat dengan karunia-NYA.

Orang-orang yang hidupnya tanpa tantangan, tidak akan memiliki tingkat kesungguhan yang baik dalam berharap memohon pertolongan-NYA. Sekali kita menyatakan tidak mampu hidup dalam sergapan persaingan, maka kita pun tidak akan pernah bisa menunjukan kemampuan secara maksimal.

Beda dengan orang yang memiliki pesaing yang selalu berusaha untuk unggul, minimal tidak sampai kalah oleh pesaingnya.

Seperti halnya Ikatan Wartawan Online (IWO) Tegal yang baru berdiri alias kemarin sore. Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Tegal dilantik oleh Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) pada tanggal 25 Oktober 2019 di Kabupaten Kendal dengan Surat Keputusan No
144/PP-IWO-Kab-Kota/X/2019, muncul diantara beberapa organisasi profesi wartawan lokal sejenis atau yang sudah ada, yang lebih dulu eksis, yang lebih dulu populer, yang muncul tenggelam, yang mencoba bangkit lagi, dan yang akhirnya hanya menyisakan nama.

Belajar dari pengalaman adalah yang terbaik, untuk tidak mudah gagal, atau paling tidak mampu bertahan dalam rentang waktu yang cukup lama. Sulit, tidak mudah dan butuh kerja keras serta kerjasama dari pihak lain. Tidak gampang memang, tapi dengan kebersamaan, satu visi dan satu misi, soliditas dari semua yang terlibat di dalamnya, rasanya mimpi itu bisa diwujudkan.

Tantangan pertama, karena Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Tegal adalah organisasi profesi wartawan yang baru hadir di Tegal. Bagai bayi yang baru lahir dan merangkak, IWO Tegal pun terus belajar, membuka diri untuk saran dan kritik yang membangun. Agar terus ada perbaikan dalam hal isi sajian pemberitaan dengan up date berita (aktialitas), yang pada akhirnya mendapat tempat dihati pembaca.

Tantangan kedua, Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Tegal menjadi sosial kontrol yang aspiratif dan dinamis, tidak menghakimi, tidak menghujat, dan tidak menjadi corong dari sebuah kepentingan, serta sesuai Kode Etik Jurnalistik. Yang mencubit tapi tidak sakit, yang tidak bad news is good news dan tidak menjadi bulu di ketiak penguasa, atau penggede.

Tantangan ketiga, semangat untuk maju bergerak mendulang manfaat dengan kejujuran dan transparansi dari semua yang terlibat dalam kepengurusan IWO Tegal. Karena dengan kerja keras, kerja ikhlas dan kebersamaan yang selalu tertanam di lubuk hati semua yang terlubat di dalamnya, niscaya tidak ada yang tidak mungkin, organisasi profesi wartawan/Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Tegal ini mampu urip lan nguripi atau hidup dan menghidupi alias eksis ditengah persaingan, kun fayakun.

Tantangan keempat, PD IWO Tegal tentunya tidak sekedar upaya, tetapi harus mampu menjalin silaturahmi dan membangun kemitraan yang baik, mengapresiasi prestasi. Minimal bisa ikut menginformasikan, syukur-syukur menginspirasi dan mengedukasi. Semoga.

(Penulis adalah Pemimpin Redaksi ranahpesisir.com/anggota Ikatan Wartawan Online (IWO)
Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com