Selamat Datang!

Dewi Aryani Kunjungi Lokasi Longsor dan Pabrik Tahu di Adiwerna Tegal

Dewi Aryani Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan saat meninjau lokasi longsor di Desa Adiwerna Kecamatn Adiwerna Kabupaten Tegal/foto: istimewa 
SLAWI (ranahpesisir.com)- Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani melakukan kunjungan ke daerah pemilihan (dapil) dan menyempatkan melihat kondisi lokasi longsor di Desa Adiwerna Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal.

DeAr sapaan akrabnya, didampingi Kades Adiwerna, Saeful dan perangkat desa serta warga setempat dalam kesempatan itu menuju lokasi longsor yang hampir menghancurkan pemukiman warga.

DeAr menyampaikan kepada kades agar mengevakuasi warga yang rumahnya tinggal berjarak 1 meter dari pinggiran tebing yang longsor diatas sungai Kaligung, untuk menghindari korban jika sewaktu waktu tanah tersebut longsor dan kebetulan semen di teras rumah rumah dilokasi juga sudah retak retak.

"Surat juga akan kami layangkan kepada Kepala BPDDASAL Pemali di Semarang," tegas anggota DPR RI dari Komisi IX.

DeAr berharap masyarakat bersabar dan sebisa mungkin menjaga wilayah sekitar dan tidak membuang sampah sembarangan, karena akan merusak lingkungan.

"Harapan saya pihak terkait juga dapat membantu memberikan bantuan tanaman mangrove guna mencegah longsor di kemudian hari," terangnya.

DeAr terkait diatas juga akan mengupayakan dengan meminta bantuan kepada Direktur DAS agar dapat segera memberi bantuan pembangunan bronjong dan penghijauan di sepanjang aliran sungai Kaligung tersebut.

"Semoga mendapatkan respon yang cepat dan segera bersurat ke Direktur DAS," ungkapnya.

Dewi Aryani juga menyempatkan mengunjungi pabrik tahu di Desa Adiwerna Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal/foto: istimewa
Kunjungi pabrik tahu 
Setelah melaksanakan kunjungan ke DAS Kaligung, DeAr lantas menyambangi pabrik tahu di Adiwerna, sekaligus melihat proses produksi.

Ditempat tersebut, politisi PDI Perjuangan itu tidak lupa mengingatkan kepada produsen, karena tahu menjadi makanan sehari hari warga harus dipastikan tidak menggunakan pengawet berbahaya.

"Harus dilakukan produksi dengan lingkungan pabrik yang bersih, karena memproduksi makanan," pungkasnya. (dik)
Share this post :

RANAH NEWS

Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com