Selamat Datang!

Dewi Aryani: Brebes Siap Tangani Kemungkinan Outbreak Covid 19

RAKOR- Dewi Aryani anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Bupati dan Wakil Bupati Brebes, Ketua Gugus Tugas Covid 19, Dandim dan Kapolres Brebes, Kajari Brebes serta pihak terkait lainnya duduk bersama dalam Rakor Penanganan Kemungkinan Outbreak Covid 19, di Pendopo Pemkab Brebes, Jumat (20/3/2020)/foto: istimewa
BREBES (ranahpesisir.com)- DR Hj Dewi Aryani MSi anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan bersama Ketua Gugus Tugas Covid 19 (Sekda Brebes), Bupati dan Wakil Bupati Brebes, Dandim 0713/Brebes, Kapolres Brebes, Kajari Brebes, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, MUI dan RSUD Brebes serta pihak berkepentingan lainnya melaksanakan Rapat Kordinasi (Rakor) Penanganan Kemungkinan Outbreak Covid 19, di Pendopo Pemkab Brebes, Jumat (20/3/2020).

Rakor membahas berbagai hal teknis yang terkait dengan percepatan persiapan penanganan covid 19, mulai dari penyuluhan kepada semua OPD, camat, kepala desa hingga teknis penanganan kemungkinan adanya penyebaran yang masif (outbreak covid 19) di wilayah Kabupaten Brebes.

Pada hari ini, (Jumat 20/3/2020-red) di Brebes sudah ada 6 pasien ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang di isolasi di RSUD brebes, dan ada salah satu pasien yang dalam 5 hari terakhir panasnya tidak turun.

Berdasar hasil pemeriksaan Sel Limfosit B (HFLC) hasilnya angkanya tinggi sekitar 3,9 dan indikasi sangat responsif terhadap covid 19.

Namun demikian pihak rumah sakit masih menunggu proses pengetesan Swab VTM yang hingga kini belum di peroleh hasilnya.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH terkait hal itu juga sudah menyanggupi dengan menyiapkan anggaran Rp 10 miliar untuk penanganan covid 19, dan akan segera menindak lanjuti persiapan RS Bhakti Asih yang nantinya akan digunakan sementara sebagai rumah sakit khusus pasien covid 19.

"Rumah sakit yang sebentar lagi akan di lengkapi fasilitasnya tersebut dapat menampung sekitar 100 pasien isolasi," kata Bupati Brebes.

Dewi Aryani dari Dapil Jateng 9 berharap ada respon dari Kementerian Kesehatan untuk membantu memenuhi tenaga medis yang diperlukan.

"Saya berharap ada respon segera dari Kemenkes untuk membantu dan memenuhi tenaga medis yang diperlukan, termasuk dokter spesialis paru. APD dan keperluan lainnya agar segera di kordinasikan pemenuhannya," harap Dewi.

Menurut Dewi, bukan tidak mungkin pasien akan bertambah, apalagi saat ini sudah ada yang kemungkinan positif.

"Saya minta kepada pihak yang berwenang untuk segera mengisolasi keluarga pasien tadi, agar segala kemungkinan penyebaran virusnya bisa di antisipasi," tegas DeAr sapaan akrabnya.

Kepada ketua gugus tugas covid 19, DeAr minta agar secara intensif melakukan update dan kordinasi menyeluruh, termasuk melakukan kordinasi dengan camat hingga kepala desa untuk memantau warganya masing-masing.

Dalam kesempatan itu juga, Dandim dan Kapolres menyatakan siap membantu pelaksanaan yang di harapkan, serta melakukan monitoring terhadap kegiatan masyarakat agar secara disiplin melakukan social distancing, termasuk menunda kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Ketua MUI Kabupaten Brebes juga mendukung dan akan segera melakukan kordinasi dengan MUI Jateng untuk langkah langkah yang di perlukan sesuai dengan perannya.(*)
Share this post :

RANAH NEWS

Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com