Selamat Datang!

Kombet Beraksi Berdampak Merusak Saluran Irigasi

KERUSAKAN- Babinsa Koramil Petarukan Koptu Marjoko saat mengecek kerusakan fisik saluran irigasi di sekeliling area pertanian Desa Kendalrejo/foto: yusmiladi

PEMALANG (ranahpesisir.com)- Masa panen yang dinantikan para petani dibeberapa daerah telah tiba, hal ini tentunya sangat dinantikan selama masa tanam kali ini. Sebab, masa tanam kali ini bersamaan dengan intensitas dan curah hujan yang sangat tinggi. Disamping itu permasalahan hama padi baik itu wereng dan jenis lainnya juga tidak jarang masih muncul.

Seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi, dalam dunia pertanian juga turut merasakan kemajuan teknologi pertanian. Hampir semua petani sekarang menggunakan alat berat pemotong padi atau dalam masyarakat umumnya mereka menyebutnya dengan istilah “kombet”. Dengan alat ini proses panen bisa  lebih cepat dan hasilnya bisa langsung terbungkus rapi dikemas dalam karung padi.

Namun siapa sangka kenyataan dilapangan ternyata dengan ke kurang hati-hatian para pelaku usaha menimbulkan satu masalah baru yang dampaknya merugikan bagi para petani di wilayah itu sendiri.


Berdasarkan hasil pantauan langsung di lapangan bersama dengan Babhinsa dari Koramil Petarukan Koptu Marjoko, banyak kami temukan kerusakan-kerusakan fisik di saluran irigasi di sekeliling area pertanian Desa Kendalrejo Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang. Masyarakat juga banyak yang mengeluhkan kondisi tersebut namun masih tidak di indahkan oleh para pelaku usaha.

“Semua lokasi tempat dimana kombet itu masuk ke area padi yang akan dipotongnya selalu menimbulkan kerusakan pada tempat yang dijadikan pintu masuk dari jalan raya ke sawa," terang Riyanto, warga Kendalrejo.

Bahkan, menurutnya tidak jarang juga pihaknya menemui langsung alat berat tersebut berjalan dari satu titik ke titik lainnya melewati jalan desa. Hal ini lambat laun dapat menimbulkan kerusakan jalan tersebut. Hal ini selanjutnya kami sampaikan ke Kepala Desa Kendalrejo, kami sampaikan segala hal yang kami temukan dilapangan. Titik Iswati, Kades Kendalrejo mengatakan bahwa hal tersebut sudah pernah dicoba untuk mencari solusinya.

"Dalam waktu dekat ini kami dari Pemerintahan Desa Kendalrejo akan segera menindaklanjuti hal tersebut, kami akan memanggil para pelaku usaha tersebut agar dapat dicarikan solusi tentang kerusakan fasilitas milik desa yang rusak akibat alat berat mereka," ucapnya.

Pemerintahan desa juga berharap kepada warga masyarakat agar segera melaporkan ke Pemdes jika masih melihat aktifitas yang secara tidak langsung merugikan masyarakat itu sendiri. (yus)
Share this post :

RANAH NEWS

Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com