Selamat Datang!

Raino, Aktivis dan Mantan Defender Andalan PSIP Pemalang

Selain dikenal sebagai aktivis, sosok Raino juga pernah menjadi bek (defender) andalan PSIP Pemalang/foto: uripto gd 
PEMALANG (ranahpesisir.com)- Raino atau yang lebih akrab disapa Rino, putra Suhari yang lahir di Desa Benjaran Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang Jawa Tengah 6 Januari 1969 ini tetap eksis sebagai aktivis.

Sosok Rino bergerak tidak vulgar, tapi menyusup bergerilya dengan fakta dan data. Ia bergerak sendiri tanpa ragu dan takut dengan siapapun. Dengan jargon kalau kita benar kenapa harus takut itulah prinsip yang di pegang.

Rino yang pernah bergabung dengan LSM BCN (Bintang Cakra Negara) saat di tanya kenapa memilih jadi aktivis, mengaku menjadi aktivis bukan untuk mencari kesalahan orang lain.

"Saya jadi aktivis bukan untuk mencari kesalahan orang atau pejabat, melainkan berperan serta dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebetulnya para pejabat itu tak perlu takut dengan para aktivis maupun LSM, yang penting dia bekerja secara profesional dan benar, tidak ada penyimpangan serta tidak korupsi ya tenang saja gak perlu takut, tapi kalau takut berarti dia melakukan sesuatu yang negatif," tegasnya, Senin (23/3/2020).

Di singgung kiprahnya dalam dunia si kulit bundar (bola), Rino sebetulnya tidak asing cuma dulu lebih di kenal dengan nama Raino. Debutnya didunia sepakbola diawali pada saat Gelaran Divisi 2 B Wilayah Jawa Tengah, yang kala itu pertandingan antara Desa Benjaran vs Comal pada tahun 1989 di lapangan Pelutan Pemalang.

Saat itu pertandingan dihadiri oleh pengurus PSIP (Persatuan Sepak Bola Indonesia Pemalang) yaitu Muji Pakem. Berawal dari situlah akhirnya oleh Muji Pakem, Rino diajak bergabung di PSIP menjadi pemain inti di lini belakang atau bek (defender) sampai tahun 1995 atau selama 6 tahun.

Rino yang hoby memelihara burung Kepodang Jawa ini juga dminta menjadi Punggawa PS Taman Putera Kecamatan Taman.

"Dulu Taman Putera kuat di segala lini dan saya jadi bek itu tidak hanya berkutat di bagian belakang saja, tapi sesekali maju ke depan dan memberikan umpan yang manis dan bisa menjebol gawang lawan," ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa dulu Taman Putera juga sering mengikuti beberapa turnamen seperti Bupati Cup, Kapolres Cup, Dandim Cup dan Proklamasi Cup. (uripto gd/wage taka)
Share this post :

RANAH NEWS

Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com