Selamat Datang!

Kemensekneg Puji Aplikasi 'Lapor Gubernur' Milik Pemprov Jateng

Rakor Sinergitas Pengelolaan Komunikasi Publik dan Penanganan Pengaduan Masyarakat digelar di Ruang Rapat Kantor Gubernur Jateng/foto: istimewa
SEMARANG (ranahpesisir.com)-Kementerian Sekretariat Negara memuji aplikasi “Lapor Gub!” milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sebab, seluruh aduan masyarakat bisa disampaikan lewat aplikasi tersebut, dan setiap keluhan masyarakat bisa tertangani.

“Jateng bagus dengan Lapor Gub-nya,’’ ungkap Asisten Deputi Humas Kementerian Sekretariat Negara, Eddy Cahyono Sugiarto, saat Rapat Koordinasi Sinergitas Pengelolaan Komunikasi Publik dan Penanganan Pengaduan Masyarakat, di Ruang Rapat Kantor Gubernur Jateng, Kamis (12/3/2020).

Dia menambahkan, secara nasional memang sudah ada sistem nasional ‘handling complain’ yang Lapor.  Sistem itu untuk menjawab ekspektasi masyarakat yang dewasa ini memang mengingingkan respons cepat ketika ada sesuatu yang dikeluhkan

Terlebih Presiden Joko Widodo juga mempunyai visi besar terkait hal tersebut, agar negara hadir saat ada permasalahan masyarakat, dan semua pembangunan ruang publik diisi dengan optimisme. Dengan begitu, Indonesia Maju yang sudah digariskan presiden bisa diisi.

Untuk itu, pihaknya bersama Komisi Informasi Publik Jateng, Diskominfo Jateng, dan Inspektorat Jateng mencoba meningkatkan sinergitas agar bisa berkolaborasi.

“Karena zaman sekarang, zaman disrupsigini, enggak bisa sendiri-sendiri.Resources kita habis, makanya sharing economic itu kan perlu. Ini kan sudah ada nih, teman-teman di sini, Lapor Gub, itu sudah terintegrasi dengan Lapor,’’ imbuh Eddy.

Sistem di Diskominfo, kata dia, pihaknya akan mencoba diseminasi glorifikasi kerja pemerintah untuk mengisi ruang publik dengan hal-hal positif dan optimisme.

Seperti sekarang, dengan maraknya kasus Corona, hal itu perlu ditangani dengan positif dengan memberikan informasi yang tidak membingungkan masyarakat.  Sehingga kerja atau program kegiatan pemerintah pusat bisa dijalankan, tentunya berkolaborasi dengan pemerintah daerah.

“Sehingga ruang publik kita isi dengan hal-hal positif. Sekarang hoaks juga berkembang. Cara mengimbanginya ya, itu dengan cara kecepatan di Humas, Kominfo untuk mengisi ruang publik dengan hal positif. Tak kalah pentingnya adalah partisipasi masyarakat,’’ tambahnya.

Penjabat (Pj) Sekda Jateng Herru Setiadhie mengatakan, ada kata kunci yang dipegangnya dalam menangani komplain masyarakat yakni SVS, sosialisasi, verifikasi, dan solusi.

“Solusi itu harus dilakukan secara intensif dan massif. Kalau enggak publik bingung,’’ kata dia.

Selanjutnya, melakukan verifikasi atau justifikasi, sebab, tanpa itu akan membuat ragu masyarakat. Tentu verifikasinya haruslah yang terstruktur. Selanjutnya adalah solusi. Seperti melakukan quick response supaya masyarakat puas.

Kepala Diskominfo Jateng Riena Retnaningrum menjelaskan, di Jateng ada beberapa kanal aduan masyarakat, mulai dari aplikasi Lapor Gub di akun media sosial milik gubernur, SMS, SP4N Lapor dan lainnya. Sehingga, masyarakat bisa menyampaikan aduannya melalui kanal yang tersedia. (*)
Share this post :

RANAH NEWS

Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com