Selamat Datang!

Truk Muatan Lebih 8 Ton Dilarang Melintas Jalur Purwokerto-Tegal

ANTISIPASI KECELAKAAN- Guna antisipasi kecelakaan, truk bermuatan lebih 8 ton dilarang melintas jalur Purwokerto-Tegal/foto: imam
BREBES (ranahpesisir.com)- Guna mengantisipasi kejadian kecelakaan lalu lintas di ruas jalur Purwokerto-Tegal, beberapa komunitas masyarakat Brebes Selatan memasang spanduk himbauan.

Rokhmat selaku Kordinator Aktivis Paguyangan Brebes, Senin (6/4/2020) menegaskan bahwa himbauan larangan bagi kendaraan yang melintas dikhususkan untuk kendaraan berat bermuatan tonase lebih dari 8 ton.

"Kendaraan dari arah selatan yang bermuatan tonase lebih dari 8 ton dilarang melintas di jalur Ajibarang-Prupuk maupun dikawasan Fly Over (FO) Kretek Kecamatan Paguyangan," tandasnya

Rokhmat mengemukakan, sebenarnya pemasangan spanduk yang sama pernah dilakukan setelah kejadian kecelakaan maut pada beberapa tahun yang lalu, namun tidak dihiraukan, sehingga terjadi kembali kecelakaan yang sama.

"Saat ini kami bersama aktivis lainnya kembali memasang spanduk larangan tersebut dibeberapa titik sudut jalan hingga kewilayah Banyumas atau perbatasan Banyumas-Brebes," jelasnya.

Pemasangan spanduk larangan tersebut, lanjutnya, merupakan kepedulian terhadap masyarakat pengguna jalan raya agar tidak menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Rokhmat juga meminta kepada aparat terkait, manakala kendaraan bermuatan overload melaju menuju ke utara atau Bumiayu sebelum melintas jalur Fly Over Kretek agar distop dan ditindak tegas.

"Termasuk petugas jembatan timbang Ajibarang Banyumas agar tidak meloloskan kendaraan yang tonasenya lebih dari 8 ton," ujarnya.

Sementara, Danramil 11/Paguyangan Kapten Arh Suryadi mengapresiasi dan sangat mendukung dengan langkah yang dilakukan oleh beberapa komunitas dimaksud.

Menurut Suryadi, peristiwa kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa tiga tahun terakhir ini terjadi di turunan antar Fly Over Desa Kretek ke arah Bumiayu. Hal ini menimpa truk yang tonasenya besar, sehingga pada saat jalan menurun di mungkinkan rem tidak kuat, sehingga terjadi kecelakaan.

"Tentu langkah yang kita ambil adalah berkoordinasi dengan pihak terkait agar jembatan timbang di fungsikan sebagai mana mestinya," tegas Suryadi.

Suryadi menambahkan, pemasangan spanduk sangat baik dijadikan sebagai rambu rambu untuk lebih berhati-hati dalam berkendara. (imam/*)
Share this post :

RANAH NEWS

Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com