Selamat Datang!

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemalang Perketat Penjagaan

Posko di Terminal Pemalang merupakan lokasi vital yang menerapkan beberapa prosedur bagi para penumpang, baik datang maupun pergi/foto: eriko garda demokrasi
PEMALANG (ranahpesisir.com)- Bertambahnya kasus Covid-19 membuat Pemerintah Kabupaten Pemalang semakin intensif dalam menjaga wilayahnya. Hal itu dibuktikan dengan dibangunnya posko-posko baru guna cegah penyebaran Covid-19, khususnya di lokasi pintu keluar masuk kota yang beroperasi selama 10 hari, terhitung sejak hari Kamis-Minggu,(9-19/4/2020).

Salah satu posko tersebut adalah Terminal Induk Pemalang yang dalam hal ini merupakan lokasi vital, maka dari itu berbagai prosedur pun dilakukan bagi para penumpang bus, baik yang datang maupun pergi. Selain di Terminal Induk Pemalang, posko juga dibangun di tiga titik lainnya yaitu Ulujami, exit tol Gandulan, dan Lawangrejo.

Setiap posko dijaga oleh personil yang siap siaga 24 jam, diantaranya berasal dari Polres Pemalang, Kodim 0711/Pemalang, Dishub, DKK, BPBD, Satpol PP, Dinkes, serta dibantu pihak desa/kelurahan setempat.

Sofyan selaku pihak keamanan terminal, Jumat (10/4/2020) mengatakan, setiap penumpang yang datang diberlakukan pengecekan suhu tubuh, penyemprotan disinfectan, cuci tangan, lalu pendataan.

"Dalam pendataan, setiap pendatang ditetapkan berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP). Total sudah ada 97 pendatang, terhitung dari tanggal 9-10 April 2020," tegas Sofyan.

Brigadir Afrian dari Polres Pemalang yang tengah bertugas terkait perkembangan situasi yang ada di Terminal Pemalang menyampaikan, bahwa  perkembangan cukup baik.

"Alhamdulilah perkembangannya cukup baik, dalam arti untuk penumpang  yang hendak turun di Pemalang ataupun yang akan keluar dari Pemalang semua kita cek disini," ungkap Afrian.

Meskipun pemerintah gencar melarang masyarakat untuk bepergian maupun pulang ke kampung halaman, namun masih ada beberapa orang yang tak menghiraukan larangan tersebut.

Banyaknya kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan-perusahaan di wilayah Jabodetabek kemungkinan juga menjadi faktor penyebab para karyawan memutuskan pulang ke kampung halaman.

Sofyan dalam kesempatan itu juga menghimbau kepada para pemudik yang hendak pulang ke Pemalang. "Untuk warga yang hendak masuk ke Terminal Induk Pemalang disarankan mencuci tangan terlebih dahulu, dan selalu waspada dengan adanya wabah Covid-19," imbau Sofyan.

Bertambahnya kasus Covid-19 tentunya menciptakan kepanikan ditengah masyarakat. Aksi penolakan pemakaman jenazah positif Covid-19 maupun pengucilan masyarakat wilayah terdampak virus menjadi berita miris yang terdengar beberapa hari belakangan. Rasa kemanusiaan tengah diuji dalam situasi seperti sekarang ini.

Terkait dengan hal itu, Brigadir Afrian menambahkan, sebenarnya seseorang yang terjangkit bukanlah aib, kekhawatiran itu wajar namun tak perlu panik yang berlebihan, yang pasti menjaga kesehatan sangat diperlukan saat ini. (eriko)
Share this post :

RANAH NEWS

Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com