Selamat Datang!

Tinjau Banjir Rob, Bupati Brebes Bagikan Sembako

BREBES (ranahpesisir.com)- Banjir Rob yang kerap terjadi setiap Mei melanda pesisir Kabupaten Brebes, dari Kecamatan Losari hingga Brebes menjadi keprihatinan bersama. Fenomena tahunan tersebut membuat permukiman warga digenangi air laut termasuk Desa Randusanga. Air rob naik melalui sungai Sigeleng mengenangi jalan sampai masuk ke beberapa rumah warga.

Mendengar warganya tengah terdampak rob hingga beberapa hari ini, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, langsung turun menyambangi warga Desa Randusanga Kulon dan Randusanga Wetan disertai pembagian sembako, Minggu (17/5/2020) malam.

"Rob ini tidak bisa kita hindari, namun pemerintah selalu mengambil langkah penyelesaian agar rob tidak lagi sampai ke permukiman warga," ungkap Bupati usai membagikan sembako di Balai Desa Randusanga Kulon.

Langkah penyelesaian rob tersebut akan segera dilakukan penanganan. Di antaranya peninggian jalan supaya tidak terendam air rob. Selanjutnya untuk warga terdampak rob yang berada di pinggir bantaran Sungai Sigeleng, mereka akan dipindahkan ke rusunawa yang akan dibangun Pemkab Brebes.

"Kita akan koordinasikan dengan dinas terkait tentang penanganan masalah rob ini. Mereka yang terdampak paling parah adalah yang rumahnya berada di lepe-lepe sungai Sigeleng, ke depan akan kami pindahkan ke rusunawa," jelas Bupati.

Bupati mengungkapkan, pembangunan penahan rob atau tanggul juga akan dibangun. Sesuai Perda Nomor 13 mengenai Kawasan Industri (KI) dan dan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) yang tertulis pada Peraturan Presiden Nomor 79 tahun 2019, yang intinya kawasan prioritas pembangunan nasional akan dilaksanakan, seperti halnya apa yang dibutuhkan warga termasuk pembangunan tanggul tersebut.

"Karena setiap tahunnya, hampir tiga bulan wilayah pesisir Brebes terkena rob. Saat ini terjadi kurang lebih 200 KK di Desa Randusanga Kulon dan Randusanga Wetan. Ini juga termasuk prioritas pemerintah," terangnya.

Bupati menuturkan, telah disiapkan anggaran sebesar Rp 500 miliar guna pembangunan penahan rob di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Losari, Tanjung, Bulakamba, Wanasari dan Brebes.

"Karena itu, mari kita dorong bersama program pemerintah. Selanjutnya kita berdoa agar rob ini tidak berkepanjangan, apalagi di tengah wabah corona," ungkapnya.

Warga Desa Randusanga Kulon yang rumahnya tergenang air rob mengaku senang didatangi Bupati Brebes. Dalam kesempatan itu warga juga mendapat bantuan sembako berupa beras dan mie instan.

"Alhamdulillah, ditiliki bupati terus dikasih sembako. Rob terus terjadi sejak kemarin dan besar," ucap Kodir, salah satu warga.

Menurut Kodir, datangnya rob berkaitan dengan angin timuran yang mendorong air laut masuk ke daratan. Air naik sore sekitar pukul 17.00 WIB dan mulai surut 21.00 WIB.

"Kalau angin timuran sudah berhembus, pasti akan datang rob, begitu setiap tahunnya. Saya sekeluarga beserta warga lainnya selalu menguras air yang masuk rumah, bosen sih tapi kami hanya bisa pasrah," katanya.

Selain menggenangi rumah, rob di wilayah Randusanga juga menggenangi ruas jalan arteri Brebes - Pantai Randusanga. Ketinggiannya sekitar 30 sentimeter atau di bawah lutut orang dewasa. (*)
Share this post :

RANAH NEWS

Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com