Selamat Datang!

Bank Indonesia Berikan Bantuan kepada GTT di Kabupaten Brebes

SEMBAKO GTT- Bank Indonesia Tegal serahkan paket sembako kepada para guru tidak tetap (GTT). Pembetian ini merupakan upaya pemerintah pusat dalam memperhatikan GTT, khususnya di Kabupaten Tegal/foto: istimewa 
BREBES (ranahpesisir.com)- Guru sebagai garda terdepan dalam sistem pendidikan memiliki keteladanan, ketekunan dan tidak mudah menyerah dalam mengajar anak-anak di Indonesia. Seperti halnya Guru Tidak Tetap (GTT) khususnya yang ada di Kabupaten Brebes.

Ada ribuan GTT yang ada di Kabupaten Brebes ditengah pandemi Covid-19 dengan penghasilan GTT yang belum cukup dalam memenuhi kebutuhan sangatlah perlu diperhatikan.

Terkait diatas, Bank Indonesia Tegal memberikan paket sembako kepada para Guru Tidak Tetap. Pemberian ini merupakan upaya pemerintah pusat dalam memperhatikan GTT, khususnya di Kabupaten Brebes.

Memang tidak semua GTT mendapatkan bantuan tersebut, hanya sebagian yang akan menerima bantuan sembako.

Kegiatan Bantuan CSR dari Bank Indonesia Tegal kepada Guru Tidak Tetap di Kabupaten Brebes ini sudah dimulai sejak 2 hari yang lalu, dan pada hari ini, Kamis (30/7/2020) wilayah yang dituju yaitu Kecamatan Salem, Kecamatan Banjarharjo, Kecamatan Kersana dan Kecamatan Ketanggungan.

Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH mewakili Bupati Brebes dalam kesempatan itu menyerahkan bantuan di 4 Kecamatan. Dimulai dari Kecamatan Salem, Kecamatan Banjarharjo, Kecamatan Kersana dan berakhir di Kecamatan Ketanggungan.

Paket sembako tersebut terdiri dari 5 kg beras, 1 kg gula pasir, 1 kg minyak goreng dan mie instan.

Wakil Bupati Brebes menyampaikan bahwa ini merupakan bentuk kepedulian pada situasi pandemi ini yang membuat anak-anak belum bisa melaksanakan kegiatan belajar di sekolah, sehingga guru atau pengajar, khususnya GTT belum bisa mengajar dengan normal disekolah.

Wakil Bupati berpesan agar para GTT tetap semangat dalam mencintai anak-anak dan mengajar dengan semestinya. Guru yang hadir bisa lebih semangat dalam mengajar.

"Walau saat ini dalam situasi pandemi melalui sistem daring jangan menjadikan kita patah semangat dalam mengajar anak-anak kita, karena melalui guru lah anak-anak kita akan mendapat pelajaran untuk bekal kelak," pungkasnya (*)
Share this post :

RANAH NEWS

Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com