Selamat Datang!

ACT Tegal Luncurkan Gerakan Bangkit Bangsaku, Habis Gelap Terbitlah Terang


TEGAL (ranahpesisir.com)- 
Peluncuran gerakan Bangkit Bangsaku oleh ACT Tegal dilaksanakan pada hari Jumat 9 Oktober 2020 di Aula Rochimah Mushola An-Nur Desa Kademangaran Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal. Dengan undangan 30 orang masyakarat desa kademangaran, tokoh masyarakat dan pihak ACT Tegal.


Dengan kondisi krisis yang bereskalasi, gerakan kepedulian yang lebih besar dibutuhkan untuk meluaskan aksi-aksi nyata yang dapat meredam dampak pandemi. Gerakan “Bangkit Bangsaku” akan fokus pada penyelamatan tiga sektor vital yang kini sangat terdampak pandemi, yakni sosial, ekonomi, dan kesehatan.


Dampak pandemi Covid-19 kian meluas di berbagai sektor kehidupan secara global. Indonesia pun turut terpuruk. Angka kasus terkonfirmasi Covid-19 terus meningkat setiap harinya hingga menembus ratusan ribu jiwa, diiringi bertambahnya angka kematian akibat pandemi ini. Pandemi tak hanya melemahkan sektor kesehatan, namun juga mengistirahatkan roda ekonomi bangsa.


Ibu Pertiwi dihempas multikrisis, membawa anak bangsa pada jurang depresi nasional. Namun, benih-benih optimisme terus ditanam dengan solidaritas kepedulian terhadap sesama. Aksi Cepat Tanggap (ACT) turut membersamai perjuangan anak bangsa bertahan di masa sulit ini sejak pandemi menjangkit Indonesia pada awal Maret lalu.


“Pandemic ini sangat dirasakan sekali dampaknya oleh semua kalangan masyarakat. Dari mulai banyak nya korban jiwa akibat adanya virus covid 19, banyaknya masyarakat yang kehilangan pekerjaannya. Keterpurukan ekonomi keluarga akibat pandemic ini. Untuk itu kami ajak masyarakat untuk saling menguatkan jangan berputus asa dengan adanya kondisi pandemic seperti ini melalui berbagai gerakan yang ada di ACT seperti “bersama Lawan Corona” Aksi bantu Indonesia” dan “Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan”. Karena kami yakin, kepedulian yang hadir di masa sulit ini menjadi semangat bagi bangsa untuk bangkit bersama.” Jelas Head Of Marketing ACT Tegal Siswartono.


Dengan kondisi kriris yang bereskalasi, gerakan kepedulian yang lebih besar dibutuhkan untuk meluaskan aksi-aksi nyata dapat meredam dampak pendemi. Aksi Cepat Tanggap pun senantiasa menghadirkan program-program kemanusiaan dan mengajak lebih banyak masyarakat dalam aksi dermawanan. ‘Bangkit Bangsaku’ menjadi semangat utama ikhtiar ini dan akan terus digaungkan bersamaan dengan rangkaisan aksi nyata berbagai elemen masyarakat.


Gerakan “Bangkit Bangsaku” akan focus pada penyelamatan tiga sector vital yang kini sangat berdampak pandemic, yakni sosial, ekonomi dan kesehatan. Di sector sosial, ACT lanjut menopang kebutuhan pokok masyarakat Indonesia, utamanya pangan, melalui sejumlah program pangan. Hal ini mengingat pangan menjadi kebutuhan utama yang sulit dipenuhi di masa pandemic ini akibat keterpurukan ekonomi keluarga.


Adapun program-program pangan tersebut di antaranya Lumbung Beras wakaf, Lumbung Ternak wakaf, Lumbung Air Wakaf, Lumbung Sedekah Pangan, Operasi Pangan Gratis, Operasi Beras Gratis, Operasi Makan Gratis, Humanity Cre line, dan lainnya. Tidak hanya pangan, pemyelamatan di sector sosial juga mencakup pemberian bantuan biaya hidup bagi para guru dan dai pra-sejahtera di Indonesia.


Sementara di sektor ekonomi, ACT lanjut membantu para pelaku usaha mikro dan ultra mikro bertahan dan bangkit di tengah ancaman resesi ekonomi, Hal ini diharapkan mampu mendorong perekonomian bangsa yang banyak di sokong dari sector UMKM.


Di sektor kesehatan, ikhtiar preventif terhadap penyebaran virus corona terus digencarkan. Sejumlah ikhtiar tersebut antara lain aksi disinfeksi, penyediaan APD bagi pejuang medis, hingga dukungan pangan dan multivitamin bagi tenaga kesehatan yang menangani langsung Covid-19.ACT Tegal Luncurkan Gerakan Bangkit Bangsaku, Habis Gelap Terbitlah Terang



TEGAL (ranahpesisir.com)-  Peluncuran gerakan Bangkit Bangsaku oleh ACT Tegal dilaksanakan pada hari Jumat 9 Oktober 2020 di Aula Rochimah Mushola An-Nur Desa Kademangaran Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal. Dengan undangan 30 orang masyakarat desa kademangaran, tokoh masyarakat dan pihak ACT Tegal.


Dengan kondisi krisis yang bereskalasi, gerakan kepedulian yang lebih besar dibutuhkan untuk meluaskan aksi-aksi nyata yang dapat meredam dampak pandemi. Gerakan “Bangkit Bangsaku” akan fokus pada penyelamatan tiga sektor vital yang kini sangat terdampak pandemi, yakni sosial, ekonomi, dan kesehatan.


Dampak pandemi Covid-19 kian meluas di berbagai sektor kehidupan secara global. Indonesia pun turut terpuruk. Angka kasus terkonfirmasi Covid-19 terus meningkat setiap harinya hingga menembus ratusan ribu jiwa, diiringi bertambahnya angka kematian akibat pandemi ini. Pandemi tak hanya melemahkan sektor kesehatan, namun juga mengistirahatkan roda ekonomi bangsa.


Ibu Pertiwi dihempas multikrisis, membawa anak bangsa pada jurang depresi nasional. Namun, benih-benih optimisme terus ditanam dengan solidaritas kepedulian terhadap sesama. Aksi Cepat Tanggap (ACT) turut membersamai perjuangan anak bangsa bertahan di masa sulit ini sejak pandemi menjangkit Indonesia pada awal Maret lalu.


“Pandemic ini sangat dirasakan sekali dampaknya oleh semua kalangan masyarakat. Dari mulai banyak nya korban jiwa akibat adanya virus covid 19, banyaknya masyarakat yang kehilangan pekerjaannya. Keterpurukan ekonomi keluarga akibat pandemic ini. Untuk itu kami ajak masyarakat untuk saling menguatkan jangan berputus asa dengan adanya kondisi pandemic seperti ini melalui berbagai gerakan yang ada di ACT seperti “bersama Lawan Corona” Aksi bantu Indonesia” dan “Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan”. Karena kami yakin, kepedulian yang hadir di masa sulit ini menjadi semangat bagi bangsa untuk bangkit bersama.” Jelas Head Of Marketing ACT Tegal Siswartono.


Dengan kondisi kriris yang bereskalasi, gerakan kepedulian yang lebih besar dibutuhkan untuk meluaskan aksi-aksi nyata dapat meredam dampak pendemi. Aksi Cepat Tanggap pun senantiasa menghadirkan program-program kemanusiaan dan mengajak lebih banyak masyarakat dalam aksi dermawanan. ‘Bangkit Bangsaku’ menjadi semangat utama ikhtiar ini dan akan terus digaungkan bersamaan dengan rangkaisan aksi nyata berbagai elemen masyarakat.


Gerakan “Bangkit Bangsaku” akan focus pada penyelamatan tiga sector vital yang kini sangat berdampak pandemic, yakni sosial, ekonomi dan kesehatan. Di sector sosial, ACT lanjut menopang kebutuhan pokok masyarakat Indonesia, utamanya pangan, melalui sejumlah program pangan. Hal ini mengingat pangan menjadi kebutuhan utama yang sulit dipenuhi di masa pandemic ini akibat keterpurukan ekonomi keluarga.


Adapun program-program pangan tersebut di antaranya Lumbung Beras wakaf, Lumbung Ternak wakaf, Lumbung Air Wakaf, Lumbung Sedekah Pangan, Operasi Pangan Gratis, Operasi Beras Gratis, Operasi Makan Gratis, Humanity Cre line, dan lainnya. Tidak hanya pangan, pemyelamatan di sector sosial juga mencakup pemberian bantuan biaya hidup bagi para guru dan dai pra-sejahtera di Indonesia.


Sementara di sektor ekonomi, ACT lanjut membantu para pelaku usaha mikro dan ultra mikro bertahan dan bangkit di tengah ancaman resesi ekonomi, Hal ini diharapkan mampu mendorong perekonomian bangsa yang banyak di sokong dari sector UMKM.


Di sektor kesehatan, ikhtiar preventif terhadap penyebaran virus corona terus digencarkan. Sejumlah ikhtiar tersebut antara lain aksi disinfeksi, penyediaan APD bagi pejuang medis, hingga dukungan pangan dan multivitamin bagi tenaga kesehatan yang menangani langsung Covid-19. 

(*)

Share this post :

RANAH NEWS

Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com