Selamat Datang!

Saryadi: "Sholat Sholat dan Sholat Itulah yang Ditekankan Eyang Lawu"


BOYOLALI (ranahpesisir.com)-
Saryadi (52) adalah warga Kelurahan Siswodipuran Kecamatan Boyolali Kabupaten Boyolali Jawa Tengah.


Sosoknya bila dilihat nampak biasa biasa saja, dari cara polah bawane orang Jawa bilang sederhana luwes bersahaja, namun kadang sedikit agak nyentrik cara dandanannya.


Namun ternyata di balik luwes dan sifatnya yang bersahaja, sosok Saryadi sangat dikenal semua kalangan dari desa kabupaten sampai para petinggi negara.


Dikenalnya Saryadi disamping punya hobi yang juga dijadikan usaha yaitu burung ocehan dan burung merpati aduan, juga sisi linuwih kekuatan metafisiknya sangat kesohor di seluruh tanah air.


Untuk ekonomi, Saryadi punya banyak usaha antara lain bengkel las ketok duco, burung ocehan dan merpati aduan.


Tidak kepalang tanggung untuk hobi yang digemari itu memerlukan biaya ratusan juta, tapi ya tidak mengecewakan karena bisa berprestasi tingkat nasional dan mampu menggondol kejuaraan sampai berpuluh puluh kali lomba, baik burung kicauan maupun merpati kolong, hingga 2 almarinya penuh dengan piala kejuaraan.


Saat disambangi di rumahnya Jalan Perintis Kemerdekaan Siswodipuran Nomor 8 Boyolali Jawa Tengah, Saryadi mengaku tidak bercita cita menjadi orang yang terkenal.


"Saya sebetulnya sudah tidak pingin terkenal, karena kalau terkenal dan dikenal juga beban, apalagi dalam dunia ke paranormalan," ungkapnya.



"Bebannya itu kalau ada yang tidak tercapai salah satu pasien saja saya turut prihatin," ujarnya menambahkan.


Dari pengamatan media saat bertandang dikediamannya, pasien nampak datang silih berganti dengan berbagai macam keluhan dan permintaan.


Usia pasien pun beragam dari anak anak, remaja bahkan yang sudah lanjut usia.


Saat disinggung terkait keparanormalanya dan sejak usia berapa mulai mendalami dunia metafisik, ia menjawab dari awal tahun 1990 an mulai diburu orang orang yang minta pitulungan.


Sedangkan mendapatkan karomahnya berawal lewat mimpi bertemu Eyang Lawu atau yang lebih dikenal Raden Brawijaya 5.


"Suatu ketika ada seorang remaja yang kondisinya sudah kritis hampir meninggal sudah di kelilingi kurang lebih 30 orang saudara saudaranya, tiba tiba eyang Lawu merasuk ke salah satu saudaranya dan minta ijin ke Saryadi untuk menyembuhkan penyakitnya orang yang sudah kritis, dan Alhamdulillah seketika itu sembuh bugar seperti orang sehat," terangnya.


Akhirnya Saryadi penasaran ingin segera bertemu dengan Eyang Lawu. Berdasar pada petunjuk  mimpi yang sebelumnya, akhirnya Saryadi berangkat ke Gunung Lawu di daerah Parangkusumo.


Singkat cerita di sana bisa bertemu dengan Eyang Lawu (Prabu Brawijaya 5) dan pesanya disuruh syiar Islam dan ditekan harus sholat sholat sholat dan sholat.


"Alhamdulillah sampai sekarang masih bisa berkomunikasi dengan para leluhur tanah Pulau Jawa," pungkas Saryadi, mengakhiri perbincangannya.

(Uripto GD/Sandi)

Share this post :

RANAH NEWS

Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com