Selamat Datang!

OJK Tegal Ajak UMKM Perbaiki Pengelolaan Keuangan

OJK Tegal ajak UMKM perbaiki pengelolaan keuangan dan pengenalan pasar modal melalui sosialisasi yang diadakan OJK di showroom Dekranasda Kota Tegal/foto: istimewa 

TEGAL (ranahpesisir.com)-
Sejumlah UMKM menghadiri Sosialisasi dan Pendampingan Pengelolaan Keuangan dan Pengenalan Pasar Modal yang diadakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal di Showroom Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) Kota Tegal, Jumat siang (26/2/2021).

Acara yang dibuka Ketua OJK Tegal Ludy Arlianto menghadirkan narasumber Fanny Rifqi El Fuad,  Kepala Bursa Efek Indonesia kantor perwakilan Jawa Tengah, dan Moh. Fahmi Arrafi dari OJK Tegal.

Fanny menjelaskan kiat-kiat investasi modal dengan gamblang sesuai kepentingan para pelaku UMKM yang masih awam dalam pasar modal. Dijelaskan juga bahwa perusahaan-perusahaan yang sudah masuk ke dalam Bursa Efek Indonesia adalah perusahaan yang sudah melalui penilaian ketat dan layak untuk dijadikan perusahaan untuk menanam modal oleh para investor, sehingga para pelaku UMKM tidak perlu khawatir jika ingin berinvestasi di pasar modal BEI.

Moh. Fahmi Arrafi, Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tegal menjawab pertanyaan dari salah satu pelaku IKM terkait kekhawatiran mengenai pinjaman online. "Para pelaku UMKM diharapkan bisa menanyakan terlebih dahulu ke OJK mengenai legalitas perusahaan online tersebut sebelum mengajukan pinjaman, bisa datang langsung ke kantor OJK atau melalui chat whatsapp di nomor 0813-5353-9255." ungkap Fahmi. 


Fahmi menjelaskan bahwa hingga saat ini OJK sudah menutup sejumlah 3000 lebih perusahaan pinjaman online illegal, dan jika terdapat perusahaan sudah terdaftar yang bermasalah juga akan ditindaklanjuti oleh OJK.

Acara yang juga dihadiri Kepala Disnakerin Heru Setyawan dan Kabid Koperasi dan UKM Denny Anggoro ini diharapkan bisa membantu para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya dan semakin tertarik untuk lebih lanjut belajar mengenai pasar modal.

Ludy menekankan tentang pentingnya peningkatan pemahaman UMKM tentang literasi dan inklusi keuangan. Heru menyampaikan bahwa berbagai agenda sudah dijadwalkan oleh OJK dan Pemkot Tegal dalam mengimplementasikan Program UMKM Bangkit.

"Peluang-peluang sudah diupayakan oleh pemerintah, tinggal bagaimana teman-teman UMKM memanfaatkannya, dengan komitmen tinggi untuk konsisten meningkatkan kualitas produk, dan membangun kolaborasi dengan banyak pihak," ungkap Heru di akhir sesi saat menutup acara.(*)

Share this post :




Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com