Selamat Datang!

Idza Pesankan Pentingnya Pendidikan Bagi Perempuan

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH/foto: istimewa 

BREBES (ranahpesisir.com)-
Peran perempuan kini tak lagi hanya sekedar urusan rumah tangga maupun keluarga. Perempuan berpendidikan dapat berkontribusi besar dalam peningkatkan kesetaraan, berkeadilan gender serta pemenuhan hak anak. Sekarang ini, sudah banyak sosok perempuan yang partisipasi dalam pembangunan dan mewujudkan perlindungan sosial.

Demikian disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat menjadi salah satu narasumber webinar The 18th Knowledge Sharing Forum (KSF) Universitas Terbuka dalam rangka peringatan Hari Kartini Tahun 2021, di Pendopo Brebes, Kamis (22/04/2021).

"Sungguh merupakan kehormatan bagi saya dapat berbagi pengalaman bersama perempuan perempuan hebat Indonesia ini. Kegiatan berbagi pengalaman ini dapat menjadi inspirasi dan suntikan motivasi bagi para perempuan untuk tidak membatasi diri dalam berkarya, termasuk berkontribusi dalam membangun negeri," ungkap Idza.

Idza menuturkan, sebagai bentuk aktualisasi diri sekaligus agar bisa menjadi teladan bagi anak anak, saat ini dirinya sedang menempuh pendidikan Doktoral di bidang ilmu pemerintahan.

"Begitu pula yang saya harapkan perempuan perempuan di Kabupaten Brebes dan masyarakat secara umum, nantinya dapat termotivasi untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi," ucapnya.

Idza yakin, semakin banyak ilmu yang kita miliki, semakin bijak pula dalam menjalani kehidupan dan tentunya akan semakin banyak manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

"Perempuan hakekatnya adalah makhluk kuat yang memiliki potensi besar, sehingga dalam waktu bersamaan dapat menjalankan berbagai peran. Kita telah memiliki contoh nyata perempuan perempuan Indonesia yang berprestasi namun tetap membumi," terangnya.

Menurut Idza, Kartini merupakan sosok pahlawan nasional yang menginspirasi, pada masanya dia tidak sekedar memikirkan diri dan keluarganya, tapi sudah memiliki ide dan angan angan. Karena perempuan juga memiliki kesempatan belajar yang sama dengan laki laki. Dalam suasana feodal kala itu, pikiran Kartini sangatlah maju dan progresif.

"Perempuan harus terpelajar sehingga dapat bekerja sendiri, mencari nafkah sendiri, mengembangkan seluruh kemampuan dirinya dan tidak bergantung kepada siapa pun termasuk suaminya," pesannya.

Sementara itu, Rektor Universitas Terbuka Ojat Darojat selaku penyelenggara mengucapkan terima kasih kepada seluruh narasumber, atas ketersediannya berbagi ilmu melalui acara webinar The 18th KSF.

"Semoga melalui webinar ini, banyak perempuan Indonesia yang termotivasi dan muncul banyak lagi sosok Kartini di masa mendatang," harapnya.

Selain Bupati Brebes, narasumber pada webinar yaitu Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid serta Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani. Selaku moderator Gina Sonia.

Webinar tersebut diikuti lebih dari 3 ribu peserta, baik di Indonesia maupun yang ada di luar negeri. Setelah pemaparan dari narasumber dilanjutkan sesi tanya jawab.  (*)

Share this post :




Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com