Selamat Datang!

Bupati, Kapolres dan Dandim 0715/Kendal Silaturahmi ke Habib Lutfi

Maulana Habib Lutfi Bin Ali Bin Yahya bersama Bupati Kendal Dico M Ganinduto didampingi Dandim 0175/Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto ST dan Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto SH SIK MH/foto: istimewa 

KENDAL (ranahpesisir.com)- 
Bupati Kendal Dico M Ganinduto didampingi Dandim 0175/Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto ST bersama Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto SH SIK MH mengunjungi Ketua Rois'am Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mutabarroh An-Nahdiyyah (Jatman), Maulana Habib Lutfi Bin Ali Bin Yahya untuk bersilaturahmi langsung di kediamannya di Jalan Noyontaan Gang 7 Kecamatan Pekalongan Timur Kota Pekalongan Jawa Tengah, Rabu (21/7/2021) sore.

Saat disambut dan menerima rombongan Bupati, Habib Lutfi memberi pesan dalam menghadapi pandemi ini dengan biasa saja dan disikapi dewasa. "Jangan sampai karena pendemi semua jadi lengah, sehingga dimanfaatkan oleh orang yang berniat buruk," ujar Habib Lutfi.

"Sebagai Watimpres saya memonitor seluruhnya, karena masa pandemi banyak yang memanfaatkan situasi ini melakukan tindakan kriminal seperti narkoba dan lain lain," kata Habib Lutfi.

Selain itu ia juga mengingatkan, pemerintah daerah jangan terfokus dengan Covid. Sehingga masyarakat takut sampai tidak mau bekerja. Yang akhirnya berdampak pada perekonomian. "Nanti semua akan rugi, termasuk negaranya," ujar Habib Lutfi, mengingatkan.

Habib Lutfi juga meminta, dalam menyampaikan prokes kepada masyarakat dengan sikap dewasa, dan jangan memaksakan. Apalagi hingga menyampaikan dengan emosi. Karena prokes bukan hanya karena Covid-19 tapi untuk kesehatan.

Berkaitan dengan kegiatan Haul, menurut Habib Lutfi tidak tepat jika menggunakan organisasi, karena itu kegiatan pribadi.

Dirinya menyarankan untuk Bupati, Kapolres dan Dandim untuk menyampaikan dengan bijaksana, bahwa ada peraturan PPKM Darurat tidak melarang terkait kegiatan keagamaan, tapi karena kewajiban untuk mencegah penyebaran Covid-19. 


"Saya sendiri pun menunda kegiatan kliwonan sampai PPKM Darurat selesai," imbuhnya.

Selain itu, Habib Lutfi menyarankan untuk mengadakan kegiatan yang dihadiri tokoh agama tokoh masyarakat. 

"Agar dilaksanakan kegiatan istigosah kebangsaan dimasa pandemi Covid-19. Untuk memperkuat ketahanan semesta dalam mempertahankan NKRI dari ganguan luar dan di dalam negeri," terang Habib Lutfi. 

"Disana nanti saya yang akan mengisi menjadi pembicara. Kita mengadakan istigosah diikuti secara virtual, kita bahas apa yang menjadi permasalahan kita tumbuhkan kebangsaan kita untuk melawan Covid-19 dan melewati pandemi," lanjut Habib Lutfi.

Habib Lutfi mengingatkan juga, di masa pandemi ini sudah banyak yang memanfatkan untuk meruntuhkan NKRI. 

"Banyak yang memanfaatkan situasi. Ini tugas kita, bagaimana bisa menumbuhkan masyarakat agar percaya kembali kepada pemerintah untuk NKRI, untuk bersama-sama melawan Covid-19," tandasnya.

Habib Lutfi juga berharap kepada Bupati, Kapolres dan Dandim Kendal, untuk tidak hanya terfokus kepada pandemi. 

Menurutnya, masih banyak hal yang perlu dipikirkan. Salah satunya yaitu menumbuhkan kepercayaan masyarakat untuk percaya kepada pemerintah dan cinta kepada NKRI. 

"Karena dengan masyarakat percaya, maka kita semua bisa bersatu melawan pandemi dan jajahan bangsa lain. Saya kira berjalannya kegiatan ini dengan sponsor penggerak dari Kendal, maka akan ditiru dan menjadi acuan daerah lain," pungkasnya. (*)

Share this post :




Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com