Selamat Datang!

H. Noor Rosyadi SE MM Anggota FPKB DPRD Kabupaten Pemalang Laksanakan RESES Masa Sidang Ketiga Tahun 2020-2021

H. Noor Rosyadi SE MM/foto: istimewa 

PEMALANG (ranahpesisir.com)-
Upaya untuk penyerapan aspirasi rakyat dan tahu realita di masyarakat, H. Noor Rosyadi SE MM. Melaksanakan Reses pada Sabtu 28 Agustus 2021 di lokasi Pembangunan Gedung Aswaja Center MWC NU Kecamatan Taman di Dukuh Sarwodadi Desa Cibelok.

Dalam Acara Reses tersebut H. Noor Rosyadi sekaligus membagikan santunan bagi anak yatim piatu dan janda duafa serta menyerahkan 100 sak semen. Ia berjanji Insya Allah akan menambah lagi sebesar Rp 50.000.000 (lima puluh juta) untuk pembangunan. Noor juga menganggarkan bantuan untuk Muslimat, Fatayat, Banser dan Ranting NU di Kecamatan Taman.

Hadir dalam acara tersebut Iskandar Ali Sahbana Ketua DPC PKB Kab Pemalang, Ky Hasanudin selaku Rois Syuriah, KH. Eko Wardoyo SAb MAg selaku Ketua Tanfidziyan MWCNU Kecamatan Taman, Ust Fatkhuri Ketua DPAC PKB Kecamatan Taman, Ky Busrol. Turut hadir  Kades Cibelok,  Pengurus Ranting NU se Kecamatan Taman, PR PKB Desa Cibelok Banom NU, Banom PKB dan jajarannya serta tokoh masyarakat lainnya.

H. Noor Rosyadi dalam sambutannya mengatakan: bahwa dalam Reses kali ini kami dari Fraksi PKB sengaja memilih tempat di lokasi pembangunan dan mengundang anak-anak yatim piatu dan janda duafa, selain sedikit untuk meringankan bebannya, juga agar anak-anak untuk ikut mengamini dan mendoakan saya beserta jajaran anggota DPRD Pemalang dapat menjalankan amanah sebagai anggota DPRD Kab Pemalang dengan sebaik baiknya.

Noor Rosyadi SE MM juga minta di doakan agar beberapa usahanya dalam dunia pendidikan yang dikelola seperti PAUD Berbaur, SMK Adias dan STIE Assholeh dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat. 

Kami mohon semua yang hadir bersama para anak yatim piatu berdoa untuk Pembangunan Gedung Aswaja Center MWCNU Kecamatan Taman yang rencana berdiri 2 lantai dengan anggaran lebih dari Rp 1,5 miliar dapat berjalan dengan baik Aamiin. 


H Noor Rosyadi pria berkulit putih dan berkumis yang akrab di sapa pak Noor juga menambahkan, bahwa berkenaan dengan pandemi Covid-19 ini secara umum menjadikan anggaran APBD Kabupaten Pemalang tidak bisa maksimal, seperti:

Pendapatan Daerah di APBD tahun 2021 direncanakan Rp 2,548 triliun dan dalam RAPBD Perubahan tahun 2021 turun menjadi Rp 2,567 triliun atau naik Rp 19,5 miliar

Pendapatan Asli Daerah semula di rencanakan Rp 256,1 miliar juga naik menjadi Rp 301,4 miliar, kenaikan ini disebabkan karena eksekutif terlalu kecil dalam memasang target PADnya dibanding potensi yang ada sehinga di rapat Komisi C terjadi kenaikan PAD sebesar Rp 45,2 milyrad. Kenaikan PAD tersebut diantaranya terdapat pada PLN semula Rp 33 miliar naik menjadi Rp 36,16 miliar, Bank Jateng PAD target semula Rp 9,121 milyard naik menjadi Rp 17,518 miliar, PDAM PAD semula Rp 2,688 milyard naik menjadi Rp 3,733 miliar 

Adapun belanja daerah pada APBD tahun 2021 sebesar Rp 2,836,8 trilyun turun menjadi Rp 2,734,6 triliun atau turun Rp 102,2 miliar, diantaranya karena transfer dana dari pemerintah pusat berkurang sebesar Rp 43,3 miliar dan perkiraan dana Silpa terlalu besar dibanding realisasi sebesar Rp 123,9 miliar

Eksekutif dalam beberapa bulan ini telah melakukan Recofusing atau pemotongan anggaran belanja sebanyak 3 kali dengan jumlah total anggaran belanja sebesar Rp 241 miliar. Noor Rosyadi dalam forum rapat Badan Anggaran dengan Eksekutif pada Senin 24 Agustus 2021 kemarin sudah mempertanyakan daftar rincian pemangkasan sejumlah Rp 241 miliar tersebut. Rincian ini perlu, daftar pemotongan ini perlu, guna pertimbangan dari dewan, bila suatu kegiatan dianggap penting dan manfaat, maka kami akan usulkan untuk tetap dipertahankan untuk dilaksanakan dan tidak dihapus atau dipotong

“Saya juga sudah mengusulkan agar dalam rapat Badan Anggaran berikutnya eksekutif membuat daftar rencana usulannya terhadap beberapa kegiatan berikut anggarannya yang akan dimasukkan dalam RAPBD Perubahan 2021 guna dilakukan pembahasan lebih detail dan sejauh mana keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.sebelum acara selesai ada aspirasi dari para hadirin yang sangat berharap agar pemerintah lebih memperhatikan lembaga ke agamaan seperti PonPes, madrasah, TPQ, dan kesejahteraan guru atau Ustadznya.” papar H Noor Rosyadi SE MM anggota DPRD Pemalang dari Fraksi PKB. (Uripto GD/ Sandi)

Share this post :




Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com