Selamat Datang!

Dibahas, Antisipasi Konflik Pilkades Serentak di Brebes




BREBES (ranahpesisir.com
)-Guna mengantisipasi potensi konflik saat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Brebes, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah (Kesbangpolda) Brebes menggelar rapat koordinasi (rakor).  Jangan sampai potensi terjadinya Konflik menimbulkan kegaduhan di masyarakat yang dapat menimbulkan kerugian.

Demikian disampaikan Kepala Badan Kesbangpolda Brebes Mochamad Sodiq SSTP MSi saat Rakor Ipoleksosbudhankam di Gedung Ismaic Center Jalan Yos Sudarso nomor 35 Brebes, Selasa (8/2).

Kata Sodiq, dari Rakor diharapkan bisa diperoleh pemetaan daerah rawan konflik, sehingga dapat segera dicegah terjadinya konflik saat Pilkades serentak pada 18 Mei 2022 yang akan datang. Termasuk pentingnya penjelasan aturan pelaksanaan Pilkades yang harus disampaikan secara gamblang kepada pihak terkait agar tidak menimbulkan salah paham.

Staf Ahli Bupati Bidang Kesra dan SDM Ahmad Mamun yang mewakili bupati mengatakan, Pilkades serentak tahap III ini, diharapkan bisa berjalan sukses. Juga mampu melahirkan pemimpin yang didambakan masyarakat yakni pemimpin yang jujur, amanah, cerdas, dan dicintai sekaligus mencintai masyarakat. 

Kepada seluruh petugas maupun pihak yang terlibat dalam pilkades, wajib menerapkan protokol kesehatan, untuk melindungi diri dan lingkungan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Brebes Subagya menjelaskan, Pilkades Serentak gelombang III akan digelar di 43 desa yang tersebar di 16 Kecamatan se Kabupaten Brebes. Di antaranya, di Kecamatan Salem 1 desa, Bantarkawung 7 desa, Bumiayu 3 desa, Paguyangan 1 desa, Sirampog 3 desa, Tonjong 3 desa, Jatibarang 2 desa, Wanasari 3 desa, Brebes 4 desa, Kersana 1 desa, Losari 2 desa, Tanjung 1 desa, Bulakamba 4 desa, Larangan 4 desa, Ketanggungan 3 desa dan Kecamatan Banjarharjo 1 desa.

Subagya tidak menampik potensi konflik dalam gelaran Pilkades serentak dengan jumlah calon kades lebih dari satu. Untuk itu perlu peran bersama dalam menekan dan meminimalisir potensi konflik tersebut agar tidak terjadi.

Pembentukan Panitia Pilkades, lanjutnya, dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan konflik. Dia berharap untuk tahapan selanjutnya bisa berjalan lancar dan zero konflik.

Rapat Kordinasi diikuti camat, Danramil, Kapolsek, Intelkam dan kepala desa penyelenggara Pilkades. Mereka menyamakan persepsi agar pelaksanaan Pilkades berjalan aman kondusif, lancar dan sukses.(*)


Share this post :




Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com