Selamat Datang!

Takhidul Mikbar Pimpin NPCI Brebes


 Brebes (ranahpesisir.com) Takhidul Mikbar dari Rengasbandung Kecamatan Jatibarang, Brebes didaulat menjadi Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Brebes masa bakti 2024-2028. Takhidul menahkodai NPCI Kabupaten Brebes setelah ditunjuk secara aklamasi pada Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) NPCI di Aula SLB Negeri Brebes, Kamis (21/12/2023). 


Takhidul yang juga atlet dan angkat berat ini menggantikan Anton Timur Jaelani yang telah mengabdikan diri selama periode 2019-2023.


Takhid bertekad akan membawa NPCI Brebes menjadi lebih baik dan berprestasi. Menurutnya Brebes sangat potensial, hanya saja atlet para penyandang disabilitas ini belum maksimal dalam berorganisasi dan berlatih. 


“Insya Allah atlet NPCI Brebes akan berhasil dan sukses di event-event daerah, nasional maupun internasional,” tekadnya.


Senada, Ketua Bidang Organisasi NPCI Jawa Tengah Bangun Sugito menyakini kepemimpinan yang baik akan membawa suatu perubahan yang positif pada sebuah organisasi. Seperti halnya yang dilakukan NPCI Kabupaten Brebes dengan pemilihan ketua sekaligus kepengurusannya.


Bangun Sugito berharap, pemimpin NPCI yang baru mampu berkarya lebih baik lagi dibidang prestasi maupun administrasi. 


Berbicara Jawa Tengah, Bangun mengungkapkan kalau potensi yang dimiliki Jawa Tengah sangat luar biasa termasuk Brebes. Jawa Tengah merupakan penyangga multi even ditingkat internasional. Pada tingkat ASEAN, Jawa Tengah mampu memperoleh mendali 35 persen dari yang diperoleh Indonesia. Pembinaan terhadap para atlet yang dilakukan di Jawa Tengah satu langkah lebih maju dibandingkan dengan provinsi lain.


Kemudian, saat ini terdapat dua pelatih yang didistribusikan untuk wilayah Kabupaten Brebes dan akan dilakukan penambahan pada tahun depan. Pelatih yang ada akan memiliki tugas untuk mengangkat semua prestasi yang ada di Brebes. 


Bangun menilai, kegiatan even-even yang ada di Brebes saat ini masih belum banyak. Mudah-mudahan kedepannya even-even regional atau nasional muncul di Brebes dengan atlet-atlet yang dapat membawa nama harum Brebes khususnya, Jawa Tengah dan Indonesia pada umumnya. 


Jumlah atlet di Brebes cukup besar, sayangnya masih banyak juga yang belum tergali di daerah Brebes. Kendala yang dialami, diantaranya masih banyak penyandang disabilitas yang masih malu-malu menjadi seorang atlet.


“Brebes memiliki wilayah yang luas, kemudian keluarga juga menjadi salah satu faktor mengapa para penyandang disabilitas tidak bisa menjadi seorang atlet karena alasan malu anaknya bergabung dengan NPCI,” ungkap Bangun yang juga Pelatih Internasional Tenis Meja.


Maka dari itu mudah-mudahan kedepannya ada sosialisasi yang diadakan Jawa Tengah maupun Brebes sendiri untuk menjaring bibit-bibit atlet di Brebes karena banyak potensi yang belum tergali.


Terkait perhatian pemerintah terhadap atlet disabilitas maupun non disabilitas pada tingkat pusat dan provinsi setara. Baik dilihat dari apresiasi, bonus maupun realisasinya sedikit berbeda dengan kabupaten dan kota.


“Saya berharap untuk kabupaten dan kota juga sama,” pungkas Bangun.


Musorkab NPCI dibuka Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar SH MHum yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Brebes Caridah MPd. Dalam sambutannya, NPCI diharapkan dapat lebih menguatkan konsep inklusi sosial melalui olahraga. Setiap atlet harus merasa dihargai dan diberdayakan untuk mencapai potensi maksimalnya tanpa terbatas oleh hambatan fisik. 


“Jalin kerja sama yang erat dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sekolah, dan lembaga masyarakat, guna menciptakan sinergi yang positif dalam pengembangan olahraga adaptif,” tandas Caridah.


Tampak hadir Ketua KONI Kabupaten Brebes Aris Hada, Pengurus Wilayah NPCI Jawa Tengah, Pengurus NPCI Kab Brebes, para Atlet NPCI dan undangan lainnya.(G) 

Share this post :

Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com