Selamat Datang!

Di Kota Tegal, 4 Pasar Mulai Terapkan E-Retribusi Bagi Pedagang

Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono secara simbolis memukul gong saat launching penerapan E-Retrubusi bagi pedagang Pasar Langon Kota Tegal/foto: istimewa

TEGAL- Pedagang harus tahu fungsi dari e-retribusi agar paham betul bagaimana tata cara pembayarannya. Dinas melalui pasar harus selalu mensosialisasikan kepada para pedagang.

Hal itu disampaikan Walikota Tegal H Dedy Yon Supriyono dalam sambutannya, saat melaunching E-Retrubusi dalam rangka menuju Kota Tegal sebagai Smart City, yang ditandai dengan pemukulan gong secara simbolis, di Pasar Langon Kota Tegal, Rabu (26/6/2019).

Disampaikan Walikota, dengan pembayaran melalui E-Retribusi maka uang dari para pedagang langsung tersistem dan disetorkan langsung untuk PAD Kota Tegal. Retribusi ini juga nantinya akan kembali untuk para pedagang, seperti untuk pembangunan pasar, rehab pasar serta pengadaan sarpras pasar.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal, Khaerul Huda mengemukakan, bahwa Pemerintah Kota Tegal mulai menerapkan E-Retribusi bagi pedagang pasar. Para pedagang kini tidak lagi membayar secara tunai, namun non tunai melalui kartu elektronik.

“Tujuan kegiatan launching yang digelar adalah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa mulai sekarang pedagang pasar sudah melakukan pembayaran retribusi secara elektronik bekerja sama dengan Bank Jateng,” ungkap Khaerul.

Ditambahkan, meski penerapannya baru dibeberapa pasar, yakni Pasar Kejambon, Pasar Bandung, Pasar Karangdawa dan Pasar Langon, namun  secara bertahap akan diterapkan secara menyeluruh dipasar-pasar yang ada di Kota Tegal.

“Untuk Pasar Kejambon ada 138 pedagang yang menggunakan E-Retribusi, Pasar Karangdawa sebanyak 85 pedagang, Pasar Bandung sebanyak 420 pedagang dan Pasar Langon ada 232 pedagang,” pungkasnya.(*)


Share this post :
 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com