Selamat Datang!

Pasar Kalimas Randudongkal Diamuk Si Jago Merah

KEBAKARAN-Diduga akibat korsleting listrik, 196 lapak dan 7 kios di Pasar Kalimas Randudongkal Kabupaten Pemalang dilalap si jago merah, kerugian ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar/foto: eriko garda demokrasi 
PEMALANG (ranahpesisir.com)- Nasib tragis menimpa sejumlah pemilik lapak dan kios Pasar di Desa Kalimas Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang tepat pada Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, Minggu (24/5/2020).

Sekitar pukul 13.00 WIB, pasar yang menjadi lokasi transaksi ekonomi warga masyarakat Desa Kalimas dan sekitarnya itu diamuk si jago merah.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Desa (Kades) Kalimas Mujiono, kronologi kejadian tersebut berawal saat muncul api di salah satu kios bagian utara pasar.

Saefuloh (66) yang saat itu melihat ada kebakaran kemudian langsung mengumumkan melalui pengeras suara Mushola Baiturohim.

Beruntung sekitar pukul 17.00 WIB api sudah bisa dipadamkan, diduga penyebabnya adalah korsleting listrik. Akibat kebakaran tersebut 196 lapak dan 7 kios habis terbakar, tidak ada korban luka maupun korban jiwa, hanya saja kerugian ditafsir mencapai Rp 1,5 milyar.

"Alhamdulilah berkat kesigapan warga dan bantuan 6 unit mobil kebakaran dari Pemalang api bisa dipadamkan sekitar jam 17.00 WIB. Akibat kebakaran tersebut 196 lapak dan 7 kios habis terbakar dan di perkirakan kerugian mencapai Rp 1,5 milyar dan di duga akibat arus pendek listrik," ungkap Mujiono.

Mujiono mengaku prihatin atas terjadinya kebakaran tersebut, apalagi ditengah pandemi Covid-19 yang tengah terjadi saat ini. Ia berharap para korban bersabar dan nantinya segera ada solusi untuk musibah itu.

"Saya turut prihatin atas musibah kebakaran ini, apalagi lagi di masa masa sulit Pandemi virus Covid-19 musibah datang lagi, harapan saya semoga warga yang menjadi korban kebakaran bersabar dan Semoga musibah bisa segera tertangani, khususnya untuk pedagang nantinya ada solusi terkait bagaimana bisa berdagang kembali," pungkas Mujiono.
(Eriko GD)
Share this post :

RANAH NEWS

Berita Populer

Statistik

 
| |
Copyright © 2016. ranahpesisir - All Rights Reserved
Admin by redaksi
Proudly presetnt by ranahpesisir.com