Mayor Cpl Tejo Riyanto: IWO Bisa Tangkal Berita Hoax

 

KOORDINASI-Danbenglap Mayor Cpl Tejo Riyanto(dua dari kiri) bersama Dewan Kehormatan dan pengurus IWO Tegal, Senin(21/8/23)/foto: istimewa.



SLAWI(ranahpesisir.com)-Maraknya berita hoax di media sosial menjadi perhatian bersama. Tak hanya bagi pemerintah, TNI - Polri dan masyarakat, kita dituntut lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarluaskan suatu berita. Hal itu disampaikan Komandan Benglap Mayor Cpl Tejo Riyanto saat menerima kunjungan dari Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online Tegal (PD IWO Tegal) di markas Benglap di Jl. K.H Wahid Hasim Slawi Kabupaten Tegal, Senin (21/8/2023).

Mayor Cpl Tejo mengatakan, "Di era yang kini serba teknologi dan media sosial, berbagai informasi tersebar dengan mudahnya. Diharapkan IWO Tegal bisa menjadi penangkal berita-berita hoax. 

"Terimakasih atas kunjungan PD IWO Tegal ke satuan kami Angkatan Darat, kami mendoakan semoga dalam Mubeslub IWO di Palembang Sumatera Selatan yang akan digelar pada tanggal 2 - 3 September besok, semoga berjalan lancar dan dapat menghasilkan hal-hal yang baik bagi bangsa dan negara, dan bisa bersinergi dengan satuan khususnya dengan Angkatan Darat yang akan memunculkan ide-ide atau pun menangkal bahaya-bahaya yang selama ini mengancam di negara kita tercinta ini, karena kedepannya pertempuran itu ujung tombaknya adalah di media. "Semoga kita tetap bersatu, bersinergi untuk mewujudkan negara yang tambah lebih baik, tambah lebih maju," ujarnya.

Sementara itu, Ketua IWO Tegal Hartadi Setiawan yang didampingi Dewan Kehormatan IWO Tegal Muh Aksan S.I.P MP serta Plt. Sekertaris IWO Tegal Tri Dian Brayantio, S.Sos menyampaikan terimakasih, bahwasanya sebagai organisasi profesi wajib menjalin silaturahmi kepada seluruh stakeholder, baik pemerintahan, TNI - Polri, swasta dan lain sebagainya, salah satunya dengan satuan Angkatan Darat.

"Kami sampaikan terimakasih kepada Komandan Benglap Mayor Cpl Tejo Riyanto beserta jajaran yang telah menerima kami dengan baik," ujar HS sapaan akrabnya.

HS mengatakan, terkait maraknya banyaknya penyebaran berita hoax oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan anggota IWO Tegal untuk selalu menjalankan tugas sesuai tupoksi UU 40 tahun 1999 tentang pers.

Bahkan, HS mengajak bersama-sama memerangi berita hoax, serta menegaskan bilamana ada pengurus atau anggota IWO Tegal dalam menjalankan tugasnya sebagai wartawan menyimpang dari Kode Etik Jurnalistik (KEJ) atau membuat resah, silahkan laporkan ke saya. Jika memang terbukti bersalah, maka sanksinya adalah pemecatan," tegasnya.

HS menjelaskan IWO adalah organisasi profesi yang menaungi wartawan online, namun tidak semuanya wartawan online itu tergabung di IWO. "Jadi tidak gampang masuk sebagai anggota IWO Tegal, kami harus selektif, yang jelas bukan hanya bermodal id card dan surat tugas saja, tapi harus dibuktikan dengan karya jurnalisnya dan itupun bukan copas," bebernya.


Dikatakan HS, semua ini dilakukannya agar wartawan khususnya yang tergabung di IWO Tegal adalah betul-betul wartawan, yang paham dengan tupoksinya," tutupnya. (*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sembilan Filosofi Jawa yang Diajarkan Kanjeng Sunan Kalijaga

Walikota Hendi Jadi Simbol Reformasi

UPS TEGAL Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru