Muharram, Bank Brebes Santuni Anak Yatim


SANTUNAN-Bank Brebes di bulan Muharram ini berikan santunan berbarengan dengan Istiqomah dzikir dan doa bersama kepada sejumlah anak yatim di Pendopo Bupati Brebes, Sabtu ,(6/7/24)/foto: Prapto

BREBES (ranshpesisir.com)-
Bank Brebes memberi santunan berbarengan denan Istighosah Dzikir dan Doa bersama Pemkab Brebes Bersama Forkopimda dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 Hijriyah. Santunan diberikan Direktur Utama Bank Brebes Dadan Hardiana Agustina di Pendopo Bupati Brebes, Sabtu (6/7/2024) malam. 


“Kami berupaya peduli kepada Anak Yatim di Brebes, apalagi Muharram adalah hari rayanya anak yatim,” ungkap Dadan.


Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT menyampaikan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriyah di tahun baru memiliki semangat refleksi, muhasabah, atas perilaku satu tahun ke belakang. Kedepan kuatkan tekad berbuat jujur, paling tidak pada diri sendiri, sejauh mana perilaku ibadah, amal, keimanan, rasa syukur dan keikhlasan bisa meningkat. 


Dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu, diharapkan guyub Bersama antara pemerintah Kapupaten Brebes, perbankan, baznas dan organisasi lainnya untuk senantiasa memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat. Terlebih kepada mereka yang membutuhkan seperti anak-anak yatim piatu.

 

Kepada seluruh jama’ah untuk berdoa kepada Allah SWT agar Kabupaten Brebes, dijauhkan dari bencana, dimudahkan semua urusan dan masyarakatnya diberikan rezeki yang melimpah. Telah banyak yang dilakukan bersama namun tidak sedikit pula persoalan dan tantangan ke depan yang harus dipecahkan bersama. 


“Memang tidak mudah, namun juga tidak mustahil untuk kita wujudkan,” harapnya. 


Senada, KH Subhan Makmun memberikan nasehat kepada jamaah, bahwa dalam momen Muharram hendaknya diisi dengan introspeksi diri. Renungkanlah segala kekurangan dan kesalahan yang telah kita lakukan di masa lalu. Jadikanlah tahun baru ini sebagai titik awal untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketaatan kita kepada Allah SWT. Sebagai umat Islam, kita harus senantiasa berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih taat, dan lebih beriman.


Kita wajib mempelajari ilmu yang mengesahkan taat kita, ibadah kita dan mengesahkan akidah kita kemudian yang bisa menyelamatkan dari hati penyakit diri kita. Sebab, hati kita selalu dihantui dengan penyakit dan yang paling parah adalah penyakit hasut. Makna dari hasut sendiri adalah mengharap hilangnya nikmat orang lain,” tutur pengasuh Pesantren Assalafiyah Brebes itu. 

Turut hadir antara lain Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Brebes, instansi vertikal, BAZNAS, MUI, DMI Kabupaten Brebes, PCNU, BUMD, LazisMu, Direktur Bank Brebes, Baznas Kabupaten Brebes, perwakilan Forkopimda, LazisMu, Owner PT Dedi Jaya Grup, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) kabupaten Brebes, Ketua PCNU Brebes dan undangan lainnya.

Santunan diberikan kepada anak yatim sebanyak 30 anak, dan penghargaan untuk Marbot Majid tertua dan termuda yang diserahkan secara simbolis oleh Penjabat Bupati Brebes yang diwakili Sekda Brebes.( Pra/*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sembilan Filosofi Jawa yang Diajarkan Kanjeng Sunan Kalijaga

Walikota Hendi Jadi Simbol Reformasi

UPS TEGAL Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru