| GAGAL JUARA- Menang statistik tapi Borneo FC Samarinda gagal juara Super League Indonesia/foto: istimewa |
SAMARINDA( ranahpesisir.com)-Meski berhasil menang telak atas Malut United dengan skor mencolok 7-1, kemenangan besar tersebut terasa hambar bagi publik Samarinda.
Regulasi head-to-head menjadi penghalang utama mereka menaiki takhta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini, mengingat Maung Bandung unggul rekor pertemuan atas tim kebanggaan warga Samarinda tersebut.
Usai laga, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menunjukkan sikap kesatria meski raut kekecewaan tetap nampak.
🗣️"Sayang sekali, gelar juara hilang hanya karena aturan head-to-head. Padahal, jika kita bicara data statistik, performa kami di atas kertas jauh mengungguli siapapun," ungkapnya.
🗣️"Kami adalah tim dengan kemenangan terbanyak dan paling produktif dengan 74 gol. Kami memecahkan rekor 11 kemenangan beruntun dan menjadi tim paling kokoh di kandang dengan 15 kemenangan di Segiri. Kami memiliki kiper terbaik dan tiga pemain di Best XI. Musim ini kami gagal juara, tapi kami sudah menciptakan sejarah besar bagi klub ini," pungkasnya dengan nada bangga.(dari berbagai sumber)